
Ilustrasi Parenting Sehat. (Freepik/tirachardz)
JawaPos.com – Pola asuh atau parenting style memiliki pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
Parenting yang tepat dan ideal tentu memberikan dampak positif terhadap tumbuh kembang anak.
Dilansir dari Siloam Hospitals, Rabu (20/3), terdapat 4 jenis pola asuh yang perlu diketahui oleh orang tua serta dampak masing-masing parenting terhadap tumbuh kembang anak diantaranya :
Pola asuh otoritatif dikenal juga dengan pola asuh demokratis. Pola asuh jenis ini mengutamakan komunikasi dua arah antara orang tua dan anak.
Orang tua yang menerapkan pola asuh jenis ini cenderung mendukung, mendengarkan dan memahami sudut pandang anak, lebih responsif, dan memberikan aturan yang sangat bijak untuk meningkatkan kesadaran terhadap hal tertentu.
Selain itu, orang tua yang mengaplikasikan pola asuh ini mampu memberikan ruang untuk anak dalam berdiskusi sehingga anak bisa mengutarakan pendapatnya dengan baik.
Adapun beberapa dampak yang ditimbulkan dari penerapan pola asuh ini diantaranya cenderung memiliki pencapaian di bidang akademik, memiliki kesehatan mental yang baik, mudah bekerjasama dan berinteraksi dengan baik, dan memiliki keterampilan sosial yang baik.
Pola asuh otoriter hanya mengutamakan komunikasi satu arah dari orang tua. Orang tua yang menerapkan pola asuh ini cenderung memberikan aturan dan larang yang ketat serta tingkat responsifnya sangat rendah.
Bahkan pola asuh ini membuat anak tidak bisa menyampaikan sesuatu sesuai sudut pandangnya.
Adapun dampak yang ditimbulkan dari pola asuh ini diantaranya kondisi kesehatan mental anak tidak baik, anak menjadi kurang percaya diri dan takut salah, sulit mengambil keputusan sendiri, dan kesulitan dalam pencapaian akademik karena tidak fokus.
Orang tua yang menerapkan pola asuh jenis ini cenderung memenuhi segala keinginan anak agar anaknya merasa selalu nyaman.
Namun pola asuh ini cenderung memanjakan anak tanpa ada sikap yang tegas dari orang tua.
Biasanya posisi orang tua di pola asuh ini menjadi lemah bahkan tidak berani untuk menolak setiap anaknya menginginkan sesuatu.
Adapun dampak dari penerapan pola asuh in diantaranya anak menjadi tidak mandiri, impulsif dan agresif, cenderung egois dan tidak memiliki tujuan, dan tidak memiliki kontrol diri yang baik termasuk dalam interaksi sosial.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
