Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 Maret 2025 | 14.11 WIB

Pria Tanpa Sperma Masih Memiliki Harapan Mempunyai Anak, Ini Kata Dokter

ILUSTRASI SPERMA. (FREEPIK)

JawaPos.com - Memiliki anak adalah impian banyak pasangan suami istri yang ingin diwujudkan. Namun, sebagian pria ada yang mengalami kondisi medis seperti azoospermia (tidak adanya sperma dalam cairan ejakulasi) yang bisa menjadi salah satu penyebab utama infertilitas pada pria.

Azoospermia adalah kondisi di mana tidak ada sperma yang terdeteksi dalam cairan ejakulasi pada pria.

Ini bukan berarti pria sama sekali tidak bisa memiliki anak, tetapi sperma yang dibutuhkan mungkin terhambat atau tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup.

Kondisi ini dapat disebabkan oleh dua faktor utama: 

1. Azoospermia Obstruktif yang disebabkan oleh sumbatan pada saluran reproduksi, seperti di epididimis atau vas deferens yang menghalangi sperma keluar.

Pada kasus ini, testis biasanya masih memproduksi sperma normal, dan penanganannya bisa melalui pembedahan atau pengambilan sperma langsung dari testis untuk program bayi tabung (IVF/ICSI).

2. Azoospermia Non-obstruktif yang terjadi karena gangguan produksi sperma di testis, bisa akibat kelainan genetik, hormonal, atau masalah testis seperti varikokel. Penanganannya lebih kompleks dan sering memerlukan terapi hormonal.

Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kelainan genetik, gangguan hormonal, infeksi atau peradangan di organ reproduksi, efek samping pengobatan, hingga efek samping dari prosedur medis tertentu seperti kemoterapi atau operasi di daerah testis. 

Gejala Seorang Pria Mengalami Azoospermia

Azoospermia seringkali tidak menunjukkan gejala khusus pada seseorang, dan baru akan muncul pada saat pasangan mengalami kesulitan untuk memiliki anak.

Untuk mendiagnosis azoospermia, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan seperti:

1. Analisis Sperma, pemeriksaan laboratorium untuk melihat apakah ada sperma saat ejakulasi.

2. Tes Hormon, untuk mengevaluasi apakah masalah disebabkan oleh gangguan hormon.

3. USG Skrotum, untuk melihat apakah ada sumbatan di saluran sperma atau kelainan lainnya. 

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore