
Bahan herbal untuk mengatasi nyeri sendi. (Freepik)
JawaPos.com - Nyeri sendi adalah rasa sakit yang muncul pada area persendian, bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti arthritis, cedera, atau peradangan.
Gejala ini sering disertai dengan pembengkakan, kekakuan, dan keterbatasan gerak.
Nyeri sendi dapat memengaruhi kualitas hidup seseorang, sehingga penting untuk mencari pengobatan yang tepat, baik melalui obat-obatan, fisioterapi, atau perubahan gaya hidup sehat.
Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi, bahkan mengatasi nyeri sendi yakni menggunakan bahan-bahan herbal.
Dilansir dari laman Medical News Toda pada (9/10), berikut ini 5 bahan herbal yang terbukti bisa mengatasi masalah nyeri sendi menurut penelitian.
Sebuah artikel tahun 2018 mengutip temuan dari beberapa penelitian pada hewan dan dua uji coba pada manusia yang menunjukkan bahwa kunyit dapat mengurangi peradangan kronis akibat radang sendi.
Hal ini mungkin disebabkan oleh kunyit yang mengurangi sel pro-inflamasi dan meningkatkan sel yang membantu mengatur peradangan.
Namun, tubuh tidak dapat menyerap kunyit dalam jumlah besar sehingga membatasi penggunaannya sebagai terapi untuk nyeri sendi.
Menurut sebuah penelitian tahun 2021, minyak dari daun kayu putih memiliki sifat antimikroba dan anti inflamasi.
Flavonoid dalam daun kayu putih juga memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu melindungi tubuh dari stres oksidatif.
Sebuah studi tahun 2016 menggunakan kultur sel dan menemukan bahwa ekstrak daun kayu putih secara signifikan mengurangi kadar dua enzim inflamasi. Hal ini dapat membantu mengurangi gejala peradangan, seperti nyeri sendi.
Menurut Arthritis Foundation, senyawa aktif dalam kemenyan memiliki sifat anti inflamasi yang dapat membantu meringankan gejala radang sendi.
Sebuah artikel tinjauan tahun 2016 tentang beberapa uji klinis skala kecil menemukan bukti yang mendukung penggunaan kemenyan untuk mengatasi gejala radang sendi.
Para penulis menyatakan bahwa meskipun kemenyan bukanlah obat untuk radang sendi, 60-70% orang mengalami peningkatan yang signifikan pada gejala mereka saat menggunakannya.
Menurut ulasan tahun 2020, kayu manis memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan. Ulasan tersebut menemukan bahwa suplementasi kayu manis secara signifikan berdampak pada peradangan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
