
Tugas Nasional Reisa Broto Asmoro - BNPB (2)
JawaPos.com - Anggota tim Juru Bicara Satgas Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro, meminta masyarakat untuk mematuhi dan lebih disiplin terhadap aturan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Caranya cukup dengan memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan. Dia juga prihatin dengan orang yang masih bandel atau tak percaya adanya virus Korona.
Sifat demikian, kata Reisa, sangat disesalkan karena membuat pandemi akan semakin lama. Pemerintah telah mengeluarkan berbagai surat edaran dan imbauan misalnya tentang waktu bekerja, jumlah batas orang dalam ruang kerja termasuk mengadakan rapat.
"Jangan sekali-kali kita meremehkan atau tak percaya Covid-19, warna zona bukan dibuat tanpa data. Semakin kita displin, pandemi ini akan pasti mereda," tegasnya dalam konferensi pers, Senin (14/9).
Reisa menegaskan PSBB masih berlaku untuk memutus rantai penyebaran virus Korona. Tapi menurutnya, untuk menjalankan protokol kesehatan perlu langkah bersama.
"Sehingga tak mungkin hanya menggantungkan pada pemerintah, semua harus bersama. Kampanye pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kerumunan harus terus dilakukan bersama hingga menjadi kebiasaan dan jadi budaya dalam keseharian kita," jelasnya.
Dokter Reisa menegaskan Covid-19 adalah pandemi yang bisa ditangani dengan gencar melakukan testing, tracing, treatment atau 3T. Testing atau pengujian agar lebih banyak orang diketahui status risikonya terhadap Covid-19.
"Tracing atau pelacakan kasus agar lebih banyak orang yg kemungkinan terpapar dapat ditemukan lebih cepat. Treatment atau perawatan sudah ditemukan pola perawatan dan penyembuhan bagi pasien yang terkonfirmasi positif," jelasnya.
Dokter Reisa memberikan semangat bagi pasien yang sekarang sedang menghadapi perawatan, tetap semangat dan optimis. Bagi yang sehat, lanjutnya, lebih baik mencegah daripada mengobati.
"Mudah caranya, pakai masker dengan baik dan benar, disiplin, jaga jarak aman. Ingat tak ada satu pun yang kebal dari Covid-19 baik saudara, sahabat, kita semua berisiko," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=SbVTmOyu1-w

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
