
seseorang yang tetap bugar secara fisik./Freepik/freepik
JawaPos.com - Memasuki usia 60 tahun sering kali dianggap sebagai “titik menurun” bagi kesehatan fisik.
Banyak orang mulai menerima rasa pegal, cepat lelah, atau menurunnya stamina sebagai sesuatu yang wajar dan tak terhindarkan.
Padahal, menurut psikologi kesehatan, penuaan fisik tidak hanya ditentukan oleh faktor biologis, tetapi sangat dipengaruhi oleh kebiasaan mental dan perilaku sehari-hari yang kita pelihara selama bertahun-tahun.
Tanpa disadari, ada kebiasaan tertentu yang tampak sepele namun perlahan menggerogoti kekuatan tubuh, mempercepat penurunan fisik, dan membuat usia lanjut terasa lebih berat dari seharusnya.
Dilansir dari Geediting pada Jumat (9/1), jika Anda ingin tetap bugar, mandiri, dan menikmati hidup dengan tubuh yang lebih kuat setelah usia 60 tahun, inilah 9 kebiasaan yang sebaiknya mulai Anda tinggalkan—menurut sudut pandang psikologi.
1. Terlalu Sering Duduk dan Minim Gerak
Psikologi perilaku menyebutkan bahwa kebiasaan pasif yang dilakukan terus-menerus akan “dipelajari” oleh tubuh. Terlalu banyak duduk membuat otot, sendi, dan sistem metabolisme masuk ke mode hemat energi. Akibatnya, kekuatan otot menurun lebih cepat, keseimbangan memburuk, dan tubuh menjadi kaku.
Masalahnya bukan pada usia, melainkan pada pola hidup. Bahkan aktivitas ringan seperti berjalan kaki, meregangkan tubuh, atau berdiri secara berkala sudah cukup memberi sinyal positif pada otak dan tubuh untuk tetap aktif.
2. Menganggap Rasa Sakit sebagai Hal yang Wajar dan Tak Bisa Diubah
Banyak orang di atas 60 tahun berkata, “Wajar, namanya juga sudah tua.” Secara psikologis, keyakinan ini berbahaya. Saat seseorang meyakini rasa nyeri sebagai sesuatu yang tak terhindarkan, otak akan menurunkan motivasi untuk bergerak, berolahraga, atau mencari solusi.
Padahal, banyak nyeri justru memburuk karena kurang gerak, stres, dan pola pikir pasrah. Mengubah cara berpikir sering kali menjadi langkah awal untuk memperbaiki kondisi fisik.
3. Kurang Tidur dan Mengabaikan Kualitas Istirahat
Tidur bukan hanya soal istirahat fisik, tetapi juga pemulihan mental dan saraf. Psikologi kesehatan menunjukkan bahwa kurang tidur kronis dapat mempercepat penurunan massa otot, melemahkan sistem imun, dan meningkatkan peradangan dalam tubuh.
Di usia lanjut, tidur berkualitas menjadi semakin penting. Mengabaikannya sama saja dengan membiarkan tubuh kehilangan kesempatan alaminya untuk memperbaiki diri.
4. Terlalu Bergantung pada Obat tanpa Mengubah Gaya Hidup

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
