Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 September 2026 | 06.05 WIB

Bukan Tak Laku, 7 Alasan Ini Bikin Orang Ganteng dan Cantik Tetap Betah Sendiri

Ilustrasi seseorang yang damai dengan status jomblo. (Freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang damai dengan status jomblo. (Freepik)

Jawapos.com - Memiliki wajah menarik sering dianggap sebagai keuntungan dalam urusan percintaan. Tidak sedikit orang beranggapan bahwa seseorang yang ganteng atau cantik pasti lebih mudah mendapatkan pasangan.

Namun, kenyataan tidak selalu demikian. Ada banyak orang yang secara fisik dianggap menarik justru masih menikmati kehidupan sebagai lajang. Kondisi tersebut tidak selalu berkaitan dengan kurangnya peminat, tetapi bisa dipengaruhi oleh cara seseorang memandang hubungan, pengalaman masa lalu, hingga prioritas hidup.

Dilansir dari Geediting, terdapat sejumlah faktor psikologis yang dapat menjelaskan mengapa seseorang dengan penampilan menarik tetap belum memiliki pasangan.

1. Penampilannya Justru Membuat Orang Tak Percaya Diri

Seseorang yang memiliki daya tarik fisik tinggi terkadang membuat orang lain ragu untuk mendekat. Mereka mungkin dianggap terlalu menarik sehingga calon pasangan merasa tidak cukup percaya diri untuk memulai percakapan.

Dalam psikologi sosial, kondisi tersebut dapat berkaitan dengan matching hypothesis, yaitu kecenderungan seseorang memilih pasangan yang dianggap memiliki tingkat daya tarik yang relatif sebanding.

Alhasil, seseorang yang sangat menarik bisa saja memiliki banyak pengagum dari jauh, tetapi hanya sedikit orang yang berani mengambil langkah pertama.

2. Orang Lain Menganggap Standarnya Pasti Tinggi

Penampilan menarik sering kali diikuti oleh berbagai asumsi. Seseorang mungkin dianggap memiliki standar pasangan yang tinggi, mulai dari fisik, pekerjaan, pendidikan, hingga kondisi ekonomi.

Padahal, anggapan tersebut belum tentu sesuai dengan kenyataan. Namun, persepsi semacam ini dapat membuat orang lain mengurungkan niat sebelum benar-benar mengenalnya.

3. Dianggap Sudah Punya Banyak Penggemar

Ada pula fenomena ketika seseorang mengira orang good looking pasti sudah memiliki pasangan atau banyak orang yang mengejarnya.

Hal ini berkaitan dengan halo effect, yakni kecenderungan menilai seseorang secara positif berdasarkan satu karakteristik yang menonjol, termasuk penampilan fisik.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore