Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 04.10 WIB

Jika Anda Sedang Berusaha Menjalani Hidup yang Bermakna, Coba Lakukan 6 Cara Ini Menurut Psikologi

seseorang yang menjalani hidup yang bermakna / foto: Magnific/jcomp

 

JawaPos.com - Ada masa ketika hidup terasa baik-baik saja, tetapi entah mengapa tetap terasa kosong.

Kita bekerja, mendapatkan penghasilan, bertemu teman, menghabiskan waktu bersama keluarga, membeli sesuatu yang kita inginkan, bahkan sesekali pergi berlibur. Dari luar, tidak ada yang benar-benar salah. Namun ketika malam tiba dan suasana menjadi sunyi, muncul sebuah pertanyaan yang sulit dijelaskan:

“Sebenarnya, untuk apa semua ini?”

Pertanyaan seperti itu bukan selalu tanda bahwa hidup Anda sedang berantakan. Dalam psikologi, kebutuhan manusia tidak hanya berkaitan dengan kenyamanan, kesenangan, atau pencapaian. Manusia juga memiliki kebutuhan untuk merasa bahwa hidupnya memiliki arah, nilai, tujuan, dan arti.

Hidup yang bermakna bukan berarti hidup yang selalu bahagia. Bahkan, kehidupan yang bermakna tetap bisa dipenuhi kegagalan, kehilangan, kebingungan, dan masa-masa sulit. Perbedaannya adalah kita memiliki alasan untuk terus berjalan meskipun keadaan tidak selalu berjalan sesuai keinginan.

Menariknya, makna hidup juga tidak harus ditemukan dalam sesuatu yang luar biasa.

Anda tidak harus menjadi terkenal.
Tidak harus memiliki pekerjaan bergengsi.
Tidak harus menghasilkan sesuatu yang akan dikenang banyak orang.

Terkadang, makna hidup justru tumbuh dari hal-hal sederhana: hubungan yang kita rawat, orang yang kita bantu, nilai yang kita pegang, pekerjaan yang kita lakukan dengan sungguh-sungguh, atau keberanian untuk menjalani hidup sesuai dengan apa yang benar-benar kita anggap penting.

Dilansir dari Psychology Today pada Jumat (28/8), jika belakangan ini Anda sedang mencari kehidupan yang terasa lebih bermakna, berikut enam cara yang dapat dicoba berdasarkan berbagai gagasan dalam psikologi.

1. Berhenti Bertanya “Apa yang Membuat Saya Bahagia?” dan Mulailah Bertanya “Apa yang Penting bagi Saya?”

Kita hidup di zaman yang sering mengajarkan bahwa tujuan hidup adalah merasa bahagia.

Cari pekerjaan yang membuat Anda bahagia.
Cari pasangan yang membuat Anda bahagia.
Lakukan hal-hal yang membuat Anda bahagia.

Tidak ada yang salah dengan kebahagiaan. Namun jika kebahagiaan dijadikan satu-satunya ukuran kehidupan yang baik, kita bisa mengalami masalah.

Sebab, tidak semua hal yang bermakna terasa menyenangkan.

Merawat orang tua mungkin melelahkan.
Membesarkan anak mungkin penuh tekanan.
Belajar sesuatu yang sulit mungkin membuat frustrasi.
Membangun karier dari nol mungkin terasa sepi.
Mempertahankan prinsip ketika orang lain memilih jalan yang lebih mudah mungkin membuat kita kehilangan keuntungan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore