
Ilustrasi seseorang yang merapikan tempat tidur
JawaPos.com - Ada nasihat yang mungkin pernah Anda dengar, "Rapikan tempat tidurmu segera setelah bangun tidur." Meskipun terdengar sederhana, bagi banyak orang, ini adalah salah satu kebiasaan yang sering kali terlupakan dalam rutinitas pagi yang sibuk.
Namun, menurut psikologi, orang-orang yang merapikan tempat tidurnya setiap pagi memiliki beberapa sifat kepribadian yang mengejutkan. Orang yang meluangkan waktu 2-3 menit setiap pagi untuk merapikan sprei dan bantalnya bukan sekedar orang yang sangat suka kerapian.
Dilansir dari Geediting, terdapat sembilan ciri kepribadian dari orang-orang yang terbiasa merapikan tempat tidurnya setiap pagi.
1. Menaati keputusan
Merapikan tempat tidur bukanlah hal yang sulit, namun, itu adalah tanda bahwa Anda menaati keputusan yang telah dibuat sebelum tanpa ada tekanan dari siapapun. Mereka yang merapikan tempat tidur segera setelah bangun mempraktikkan yang oleh para psikolog disebut konsistensi perilaku.
Mereka melatih otaknya untuk dapat melakukan apa yang mereka katakan, bahkan saat tidak ada yang mengawasinya. Kemenangan ini akan menentukan suasana hati pada keseluruhan hari.
2. Lebih disiplin
Disiplin bukanlah suatu sifat yang ada sejak lahir, melainkan sesuatu yang dibangun. Rutinitas pagi merupakan bagian penting dari membangun kedisiplinan.
Orang yang merapikan tempat tidur di pagi hari biasanya memiliki tingkat kehati-hatian yang lebih tinggi. Para psikolog menyebutnya dengan sifat ketelitian, yaitu ciri kepribadian yang terkait dengan sifat terorganisasi, bertanggung jawab, dan berorientasi pada tujuan.
Mereka adalah tipe orang yang datang tepat waktu, menyelesaikan apa yang mereka mulai, dan tidak membatalkan keanggotaan pusat kebugaran mereka setelah dua minggu.
3. Menghargai struktur, tapi tidak kaku
Banyak orang yang beranggapan kalau orang-orang yang mengikuti rutinitas adalah orang yang ketat atau tegang. Namun, itu tidak selalu benar. Orang yang merapikan tempat tidur setiap pagi cenderung menikmati struktur karena hal itu membebaskan otak mereka untuk fokus pada hal-hal lain.
Ketika hal-hal mendasar dapat mereka tangani, ada lebih banyak ruang untuk kreativitas, pemecahan masalah, atau sekadar hadir. Meskipun mereka menyukai ketertiban, mereka tidak takut untuk bersikap fleksibel saat dibutuhkan.
4. Peduli dengan hal-hal kecil
Orang-orang yang meluangkan waktu untuk merapikan tempat tidur setiap pagi sering kali adalah orang yang sama yang memperhatikan hal-hal kecil dalam hidup, seperti bagaimana perasaan seseorang, seberapa bersih suatu ruangan, atau bagaimana detail bersatu untuk membuat sesuatu yang hebat.
Ini bukan berarti mereka perfeksionis. Itu artinya mereka hadir. Mereka sadar. Itulah bagian penting yang membuatnya menjadi teman yang dapat diandalkan, mitra yang bijaksana, dan pemikir yang tajam.
5. Menikmati saat mengendalikan sesuatu
Saat dunia terasa kacau, mengendalikan satu hal kecil pun dapat membuat perbedaan. Merapikan tempat tidur adalah cara untuk menciptakan ketenangan di hari Anda, terutama di pagi hari, saat segala sesuatunya terasa terburu-buru atau membuat stres.
Merapikan tempat tidur membuat mereka merasa memiliki kendali, bukan dalam cara yang mengendalikan, tetapi dalam cara yang membumi. Itu seperti mengatakan, “Apa pun yang terjadi hari ini, aku memulai hariku dengan niat.”
6. Merasa produktif bahkan sebelum sarapan
Ada sesuatu yang hebat tentang memulai hari Anda dengan tugas yang selesai. Ini memberi Anda sedikit dorongan dopamin, dan membuat Anda bergerak. Bagi mereka yang merapikan tempat tidur, rasa pencapaian kecil itu sering terbawa ke dalam daftar tugas mereka yang lain.
Banyak orang menggambarkannya sebagai semacam "pembangun momentum." Tempat tidur disiapkan, kopi dituang, dan Anda akan menjalani hari itu dengan lebih siap.
7. Lebih bersih dan terorganisir
Orang-orang yang merapikan tempat tidur mereka setiap pagi biasanya peduli dengan keadaan tempat tidurnya. Bukan karena mereka ingin membuat seseorang terkesan, tetapi karena hal itu membuat mereka merasa lebih baik.
Secara psikologis, lingkungan sekitar kita memiliki pengaruh besar pada suasana hati dan tingkat energi kita. Kamar tidur yang rapi dapat membuat Anda merasa tenang, fokus, dan berpikiran jernih. Mereka tampaknya secara naluriah mengetahui hal ini.
8. Fokus pada masa depan
Mungkin kedengarannya aneh, tetapi merapikan tempat tidur sebenarnya adalah sebuah isyarat untuk diri Anda di masa depan. Saat Anda pulang ke rumah setelah seharian beraktivitas dan melangkah ke kamar tidur yang bersih dan tenang, hal itu memengaruhi pola pikir Anda.
Hal itu menandakan bahwa Anda cukup menghargai diri sendiri untuk menciptakan lingkungan yang menenangkan. Kebiasaan ini umum di antara orang-orang yang berpikir jangka panjang.
Mereka tidak hanya bereaksi terhadap kehidupan, mereka mempersiapkan diri untuk merasa lebih baik di kemudian hari.
9. Lebih optimis
Menurut survei oleh Hunch.com yang melibatkan lebih dari 68.000 orang, orang yang merapikan tempat tidur cenderung merasa bahagia, sedangkan orang yang tidak merapikan tempat tidur cenderung merasa tidak bahagia.
Namun, ini tidak berarti bahwa merapikan tempat tidur akan tiba-tiba mengubah hidup Anda. Tetapi hal itu menunjukkan bahwa kebiasaan kecil mencerminkan pola pikir yang lebih besar.
Orang yang merapikan tempat tidurnya mungkin merasa sedikit lebih terkendali, sedikit lebih memiliki tujuan, dan seiring waktu, hal itu dapat membentuk cara mereka memandang diri sendiri dan dunia.
