Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Oktober 2025 | 14.00 WIB

Mereka yang Sering Diremehkan Namun Berujung Menjadi Dihormati, Biasanya Memiliki 8 Sikap Ini dalam Menjalani Hari

Ilustrasi sikap unik dari seseorang yang sering diremehkan berujung dihormati. Freepik - Image

Ilustrasi sikap unik dari seseorang yang sering diremehkan berujung dihormati. Freepik

JawaPos.com - Ada perubahan besar yang terjadi saat seseorang berubah dari orang yang dianggap remeh menjadi orang yang sangat dihormati.

Intinya adalah perubahan. Saat itulah kamu berhenti membiarkan orang lain menindasmu dan mulai menuntut rasa hormat. 

Seringkali itu adalah hasil dari beberapa perubahan penting dalam cara Anda berinteraksi dengan dunia. 

Dilansir dari Geediting, kita akan membahas 8 perubahan dahsyat yang dapat mengubah Anda dari orang yang mudah diremehkan menjadi sosok yang dikagumi. 

Percayalah, ini bukanlah perubahan yang rumit atau aneh, semuanya sederhana dan dapat dicapai semua orang. Simak penjelasannya!

1. Berani Mengatakan Tidak

Percaya atau tidak, salah satu langkah pertama untuk berubah dari diinjak-injak menjadi sangat dihormati dimulai dengan kata satu kalimat tidak yang sederhana. 

Orang yang pernah dimanfaatkan sering kali kesulitan untuk berkata tidak. Mereka takut konfrontasi, khawatir mengecewakan orang lain, atau sekadar tidak ingin membuat masalah.

Sebab begini masalahnya, mengiyakan segala hal bukanlah suatu hal yang bijak. Malah, itu bisa menjadi anggapan remeh. 

Saat Anda mulai menetapkan batasan dan mengatakan tidak saat Anda bersungguh-sungguh, Anda memberi sinyal kepada orang lain bahwa waktu, energi, dan nilai-nilai Anda penting.

Awalnya mungkin terasa tidak nyaman, dan Anda mungkin menghadapi penolakan. Namun seiring waktu, orang-orang akan mulai menghargai ketegasan dan kemampuan Anda untuk membela diri.

Jadi, kalau kamu merasa seperti keset, cobalah berlatih seni berkata tidak. Perubahan kecil ini bisa membuat perbedaan besar.

2. Berhenti Meminta Maaf

Jadi, jika Anda sering meminta maaf, pertimbangkan apakah Anda benar-benar bersalah atas sesuatu. 

Ingat, tidak apa-apa untuk menyimpan permintaan maaf Anda hanya ketika memang dibutuhkan.  

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore