Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Agustus 2025 | 17.18 WIB

7 Kebiasaan Dewasa yang Dilakukan Korban Parentifikasi Emosional saat Menjalin Hubungan

Ilustrasi seorang anak yang tampak memikul beban emosional orang tuanya, menggambarkan konsep parentifikasi./Freepik - Image

Ilustrasi seorang anak yang tampak memikul beban emosional orang tuanya, menggambarkan konsep parentifikasi./Freepik

JawaPos.com - Masa kecil semestinya dihabiskan dengan bermain, belajar, dan merasakan kasih sayang.

Sayangnya, tidak semua anak memiliki kesempatan itu. Ada sebagian anak yang dipaksa mengambil peran dan tanggung jawab orang dewasa terlalu dini.

Kondisi tersebut dikenal sebagai parentifikasi emosional, di mana anak menjadi penopang orang tua.

Pengalaman ini memiliki dampak mendalam pada hubungan dewasa mereka. Melansir dari Geediting.com Kamis (7/8), berikut adalah tujuh kebiasaan yang muncul.

Berikut adalah 7 kebiasaan yang sering dilakukan korban parentifikasi emosional:

  1. Mengutamakan Kebutuhan Orang Lain

Mereka terbiasa menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan mereka sendiri. Kebiasaan ini terbawa hingga ke hubungan dewasa mereka. Hal ini membuat mereka kesulitan menuntut perhatian untuk diri sendiri.

  • Mencari Validasi

  • Anak-anak yang menjadi penopang emosional orang tua seringkali haus akan validasi. Mereka terus-menerus ingin mendengar bahwa perasaan mereka penting. Kebutuhan validasi ini sulit dihilangkan saat dewasa.

  • Kesulitan Menetapkan Batasan

  • Mereka sering merasa kesulitan untuk menetapkan batasan yang sehat. Hal ini karena mereka terbiasa melanggar batasan diri demi orang lain. Ini bisa menyebabkan mereka merasa lelah dan dimanfaatkan.

  • Menjadi Perawat Pasangan

  • Korban parentifikasi seringkali tertarik pada pasangan yang membutuhkan "perbaikan." Mereka merasa familiar dengan peran ini, sebab terbiasa mengurus orang lain. Sikap ini berisiko membuat hubungan menjadi tidak seimbang.

  • Terus-menerus Merasa Bersalah

  • Mereka seringkali menyalahkan diri sendiri ketika hubungan menghadapi masalah. Ini karena mereka dilatih untuk selalu bertanggung jawab atas emosi orang tua. Perasaan bersalah ini menjadi beban berat.

    Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore