Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Juni 2025 | 04.53 WIB

Orang yang Lebih Suka Teh Ketimbang Kopi Biasanya Punya 7 Ciri Kepribadian Halus Ini, Menurut Psikolog

Ilustrasi. (Pexels.com) - Image

Ilustrasi. (Pexels.com)

JawaPos.com - Peminum teh mungkin memang lebih tenang. Dan ternyata, itu bukan cuma soal kafein yang lebih sedikit. Psikolog menemukan bahwa ada pola kepribadian tertentu yang sering muncul pada orang-orang yang lebih menyukai teh dibanding kopi. 

Ciri-ciri ini tidak selalu mencolok, tapi terasa dalam. Awalnya mungkin hanya perubahan kecil: mengganti kopi pagi yang membuat jantung berdebar dengan secangkir teh peppermint yang lebih menenangkan. 

Tapi lama-lama, ini bukan lagi soal minuman. Ini soal ritme. Tentang cara menjalani hari. Dan tentang siapa diri seseorang sebenarnya.

Berikut tujuh ciri kepribadian halus yang cenderung dimiliki para pencinta teh, seperti dilansir dari VegOut.

1. Lebih Reflektif daripada Reaktif

Salah satu perubahan terbesar saat seseorang beralih dari kopi ke teh adalah cara berpikir. Segalanya terasa lebih lambat, bukan dalam arti lelet, tapi lebih penuh pertimbangan. 

Peminum teh cenderung mengambil jeda sejenak sebelum merespons. Alih-alih bereaksi secara impulsif, mereka menimbang dan memproses.

Psikolog menyebut ini sebagai reflektif thinking atau kemampuan untuk berhenti dan berpikir sebelum bertindak. 

Dalam percakapan, mereka sering memilih kata dengan hati-hati. Dalam konflik, mereka cenderung meredakan ketegangan, bukan memperuncingnya. Lebih sedikit ego, lebih banyak rasa ingin tahu.

2. Menemukan Kedamaian dalam Rutinitas

Bagi penyuka teh, proses menyeduh itu sendiri adalah bentuk meditasi mikro. Menghangatkan cangkir, menunggu daun teh mengembang, menghirup aroma pertama sebelum menyesap—semuanya terasa seperti ritual kecil yang menenangkan.

Peneliti perilaku menemukan bahwa orang yang membangun rutinitas tenang seperti ini cenderung memiliki ketahanan psikologis yang lebih tinggi. 

Mereka menemukan stabilitas di tengah kekacauan hidup lewat hal-hal sederhana: menyiram tanaman di pagi hari, menulis jurnal malam, atau menikmati cangkir favorit di waktu yang sama setiap hari. Bukan soal keteraturan yang kaku tapi kenyamanan yang konsisten.

3. Sensitif, Tapi Tidak Dramatis

Peminum teh sering kali memiliki kepekaan yang lembut. Mereka bukan tipe yang menangis di depan umum, tapi bisa merasakan perubahan energi dalam ruangan hanya dari cara seseorang menjawab “halo”.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore