Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 Juni 2025 | 19.14 WIB

5 Hal yang Sebaiknya Jangan Kamu Lakukan dalam Obrolan Jika Gak Ingin Dianggap Kurang Ajar

5 Hal yang Sebaiknya Jangan Kamu Lakukan dalam Obrolan Jika Gak Ingin Dianggap Kurang Ajar - Image

5 Hal yang Sebaiknya Jangan Kamu Lakukan dalam Obrolan Jika Gak Ingin Dianggap Kurang Ajar

JawaPos.com - Obrolan yang hangat bisa mempererat hubungan, tapi kalau tidak hati-hati, ucapan yang kamu anggap sepele bisa membuatmu dinilai kurang sopan.

Alih-alih mendekatkan dan mempererat hubungan, sikap kurang ajar justru membuat kamu dianggap sebagai orang yang tak punya tata krama. Bahkan parahnya, kamu dianggap egois karena kamu suka mendominasi obrolan.

Berikut lima hal yang sebaiknya kamu hindari agar tidak meninggalkan kesan negatif saat berbicara dengan orang lain, seperti dilansir dari Geediting.

1. Menyindir lawan bicara di balik kalimat “aku hanya jujur” atau “tidak bermaksud menyindir, tapi...”

Kalimat semacam ini biasanya muncul setelah seseorang menyampaikan kritik yang pedas atau komentar yang menyakitkan. Lalu, seolah-olah semuanya jadi bisa dimaklumi karena dibungkus dengan alasan "kejujuran".

Padahal, kejujuran tanpa niat baik hanyalah keterusterangan. Dan keterusterangan yang tidak dibarengi empati sering kali terasa seperti penghakiman.

2. Humor dengan tujuan yang merendahkan

Humor bisa jadi jembatan dalam interaksi, tapi juga bisa menjadi pemicu jarak. Lelucon yang tidak tepat atau mengandung sindiran tajam, meskipun dibungkus dengan "cuma bercanda", tetap bisa melukai.

Ketika lawan bicara merasa tersinggung, sering kali pelakunya malah balik menyalahkan dengan berkata, “kamu baperan.”

Jika kamu harus menyuruh orang lain untuk santai, bisa jadi masalahnya bukan pada mereka melainkan pada cara kamu menyampaikannya.

3. Membandingkan cerita lawan bicara dengan ceritamu sendiri

Bayangkan temanmu sedang bercerita tentang patah hati atau masalah keluarga mereka. Lalu kamu menimpali dengan, “kamu masih mending, aku dulu...” Tanpa disadari, itu bisa terasa seperti meremehkan pengalaman mereka.

Tidak semua orang bercerita karena ingin solusi. Kadang mereka hanya butuh didengarkan. Jadi, berikan respons yang menunjukkan empati, bukan perbandingan.

4. Merendahkan orang lain untuk meninggikan diri sendiri

Awalnya mungkin terdengar seperti kerendahan hati atau bentuk refleksi diri. Tapi jika dilakukan berulang, komentar seperti “aku memang tidak kayak orang-orang kebanyakan” bisa terdengar seperti kamu sedang menilai orang lain dari posisi yang lebih tinggi. Membuat diri terlihat baik bukan berarti harus membuat orang lain tampak buruk.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore