
Ilustrasi seseorang yang berbicara melalui HP. (Freepik)
JawaPos.com - Pernahkah Anda sering mengucapkan frasa seperti "tidak apa-apa" atau "aku baik-baik saja" meskipun sebenarnya tidak demikian? Kecenderungan untuk meremehkan kebutuhan diri sendiri ini mungkin terasa sepele, namun sesungguhnya bisa menjadi cerminan dari pola perilaku yang lebih dalam.
Menariknya, kebiasaan semacam ini sering kali berakar dari pola-pola yang terbentuk sejak usia dini dan tidak disadari saat dewasa. Pola-pola ini memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain serta mengelola emosi pribadi. Melansir Geediting.com pada Kamis (22/05), psikologi menyebutkan ada sepuluh kebiasaan yang sering kali dimiliki individu dengan kecenderungan tersebut.
1. Ketakutan Terhadap Konfrontasi
Satu di antara kebiasaan utama adalah rasa takut yang mendalam saat harus menghadapi konflik atau pertengkaran. Mereka cenderung menghindari situasi tidak nyaman sehingga memilih untuk mengalah atau menyembunyikan perasaan aslinya demi menjaga perdamaian.
2. Pola Menyenangkan Orang Lain
Orang-orang ini merasa bahwa nilai diri mereka sangat bergantung pada persetujuan dan kebahagiaan orang lain di sekitarnya. Mereka secara konsisten mendahulukan keinginan serta kebutuhan orang lain, sering kali sampai mengorbankan kesejahteraan pribadi mereka.
3. Terlalu Sering Meminta Maaf
Kebiasaan ini melibatkan permintaan maaf yang berlebihan, bahkan untuk hal-hal yang bukan sepenuhnya kesalahan mereka. Mereka cenderung menyalahkan diri sendiri untuk menghindari potensi konflik atau ketidaknyamanan orang lain.
4. Meremehkan Perasaan Sendiri
Individu dengan kebiasaan ini sering kali mengecilkan atau tidak mengakui validitas emosi yang mereka rasakan secara pribadi. Mereka berpikir bahwa perasaan tidak nyaman atau negatif harus disembunyikan agar tidak membebani orang lain.
5. Identitas Terikat pada Pengakuan Eksternal
Rasa harga diri mereka dibangun berdasarkan pujian, validasi, dan penerimaan dari lingkungan luar. Mereka merasa perlu terus-menerus mencari persetujuan orang lain sebagai dasar utama untuk merasa diri bernilai.
6. Penghindaran Konflik
Mereka memiliki kecenderungan kuat untuk menjauh dari segala bentuk perselisihan atau diskusi yang berpotensi menjadi pertengkaran. Strategi ini sering kali membuat mereka mengabaikan isu penting demi menjaga suasana tetap tenang dan harmonis.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
