Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 00.40 WIB

Ada 8 Ciri Orang yang Suka Mencium Aroma Buku Baru Menurut Psikologi, juga Makna di Balik Kebiasaan Ini

Ilustrasi anak muda yang sedang membaca buku fisik (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi anak muda yang sedang membaca buku fisik (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Kalau kamu termasuk orang yang suka membuka buku baru dan langsung menghirup aromanya dalam-dalam, selamat—kamu tidak sendirian. Ternyata, ada sesuatu yang lebih dari sekadar cinta terhadap dunia literasi.

Aroma buku baru memang punya daya tarik tersendiri. Tapi siapa sangka, kebiasaan ini juga bisa mencerminkan banyak hal soal kepribadianmu.

Mencium aroma buku baru sebelum membacanya bukan sekadar hobi nyeleneh. Ini adalah pintu menuju cara kita merasakan dunia.

Yuk, kita bahas satu per satu ciri khas para “pengendus buku” ini, dikutip dari Geediting, Selasa (20/5).

  1. Punya rasa ingin tahu yang tinggi

Buat kamu yang suka mencium aroma buku baru, kemungkinan besar kamu adalah tipe orang yang haus akan sensasi.

 Kamu tidak cuma membaca untuk tahu, tapi juga ingin merasakan pengalaman menyeluruh—bau kertas, suara halaman dibalik, bahkan tekstur sampulnya.

Orang seperti ini biasanya juga suka hal-hal lain yang melibatkan pancaindra, seperti aroma kopi segar atau suara hujan di atap. Hidup terasa lebih hidup kalau kamu bisa menikmatinya dari segala sisi.

  1. Penuh nostalgia

Bau buku baru kadang bisa jadi mesin waktu. Seketika kamu bisa terbawa ke masa kecil saat duduk di pojok perpustakaan atau memilih buku di toko langganan.

Orang yang suka mencium aroma buku biasanya punya hubungan emosional dengan membaca. Mereka menyimpan banyak kenangan indah dari masa lalu, dan aroma buku jadi pemicunya.

Jadi, bukan cuma membaca ceritanya, tapi juga merasakan kembali momen-momen manis di masa lalu.

  1. Lebih mudah mengingat apa yang dibaca

Aroma itu kuat, dan otak kita punya cara ajaib menghubungkannya dengan ingatan. Orang yang mencium buku sebelum membacanya bisa jadi lebih mudah mengingat isi buku tersebut. Ini yang disebut efek "ingatan Proustian"—bau bisa memicu memori detail tanpa kita sadari.

Jadi, kalau kamu merasa lebih mudah mengingat jalan cerita, karakter, atau kutipan dari buku yang kamu cium sebelumnya, bisa jadi itu bukan kebetulan.

  1. Tipe penjelajah dan suka menyelami hal baru

Bagi para pencinta aroma buku, membaca adalah petualangan. Mereka nggak cuma membaca sinopsis lalu selesai. Mereka sentuh, amati, hirup, dan resapi setiap bagian dari buku itu sebelum menyelam ke dalam isinya.

Tipe ini biasanya juga penasaran dengan banyak hal di luar dunia buku. Mereka senang menjelajah ide baru, mencoba pengalaman unik, dan mencari tahu tentang dunia dengan cara mereka sendiri.

  1. Jago menikmati hal-hal kecil

Mencium aroma buku baru adalah contoh sempurna dari seseorang yang tahu cara menghargai detail kecil dalam hidup. Hal-hal seperti aroma tanah setelah hujan atau sensasi pagi yang sejuk bisa membuat mereka bahagia.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore