Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 19 Mei 2025 | 01.23 WIB

Orang yang Menggunakan Kata-Kata Besar agar Terdengar Lebih Pintar Biasanya Menunjukkan 7 Sifat Unik Ini Menurut Psikologi

seseorang yang sering menggunakan kata-kata besar./Freepik. - Image

seseorang yang sering menggunakan kata-kata besar./Freepik.

JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kita pasti pernah bertemu dengan seseorang yang suka menggunakan kata-kata besar, istilah teknis, atau bahasa yang terdengar rumit, seolah-olah ingin menunjukkan tingkat intelektualitas yang tinggi.

Meskipun hal tersebut kadang dianggap sebagai tanda kecerdasan, psikologi justru mengungkap bahwa kebiasaan ini bisa menjadi petunjuk terhadap kepribadian dan motivasi tertentu.

Di balik kebiasaan memakai kata-kata besar, terdapat sifat-sifat unik yang sering kali tersembunyi namun dapat dikenali jika diamati dengan saksama.

Dilansir dari Geediting pada Sabtu (17/5), terdapat tujuh sifat unik yang biasanya ditunjukkan oleh orang yang suka menggunakan kata-kata besar agar terdengar lebih pintar menurut kajian psikologi:

1. Kebutuhan Akan Pengakuan

Orang yang kerap menggunakan istilah-istilah rumit sering kali memiliki kebutuhan kuat untuk diakui secara intelektual oleh orang lain.

Mereka merasa bahwa dengan menggunakan kata-kata yang tidak umum, mereka akan lebih dihargai, dihormati, atau bahkan dianggap lebih superior.

Psikologi menyebut ini sebagai bentuk impression management, yaitu usaha sadar atau tidak sadar untuk membentuk citra diri tertentu di hadapan orang lain.

2. Kurangnya Kepercayaan Diri yang Tersembunyi

Ironisnya, penggunaan kata-kata besar bisa menjadi kompensasi atas rasa tidak percaya diri.

Meskipun dari luar tampak percaya diri dan pintar, beberapa orang menggunakan bahasa rumit karena mereka takut dianggap bodoh jika berbicara terlalu sederhana.

Menurut teori inferiority complex dari Alfred Adler, individu yang merasa rendah diri sering menutupi kelemahan itu dengan menunjukkan kekuatan secara berlebihan, termasuk melalui kata-kata.

3. Kecenderungan Perfeksionistik

Orang yang perfeksionis sering kali ingin terlihat “sempurna” dalam segala hal, termasuk dalam berkomunikasi.

Mereka merasa bahwa menggunakan istilah ilmiah atau akademik menunjukkan tingkat penguasaan yang tinggi terhadap suatu topik.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore