
Ilustrasi seseorang sedang membersihkan rumah, menunjukkan fokus dan ketenangan yang didapat dari aktivitas tersebut. (FREEPIK)
JawaPos.com - Bagi sebagian orang, membersihkan rumah bukanlah sekadar tugas rutin yang membosankan, justru kegiatan ini bisa terasa sangat menenangkan pikiran. Proses menata dan membersihkan setiap sudut ruangan ternyata memiliki dampak positif yang mendalam bagi kesehatan mental seseorang.
Mengapa membersihkan bisa menjadi aktivitas yang ebagi sebagian individu tertentu? Menurut sudut pandang psikologi, ada beberapa karakteristik pribadi dan manfaat mental yang menjadikan kegiatan bersih-bersih sebagai pelarian atau sumber ketenangan.
Melansir Geediting.com pada Senin (19/05), berikut beberapa alasan mengapa bersih-bersih rumah dapat terasa sangat menenangkan bagi mereka.
1. Menciptakan Rasa Kendali di Tengah Ketidakpastian
Satu di antara alasan utama adalah sensasi mendapatkan kembali kontrol atas lingkungan sekitar yang sering kali terasa kacau. Dalam dunia yang penuh ketidakpastian, menata barang atau membersihkan kotoran memberi perasaan memiliki kendali penuh atas area spesifik.
2. Menyalurkan Energi Gelisah atau Stres Berlebih
Aktivitas fisik saat membersihkan dapat menjadi cara produktif untuk menyalurkan energi negatif yang muncul akibat stres atau kecemasan. Gerakan berulang seperti menyapu atau mengepel membantu meredakan ketegangan fisik sekaligus kejenuhan pikiran yang sedang dialami.
3. Memberi Rasa Pencapaian Instan yang Memuaskan
Selesai membersihkan area tertentu, kita bisa langsung melihat hasil nyata dari usaha yang telah dikeluarkan. Rasa pencapaian kecil ini memberikan dorongan positif pada suasana hati serta meningkatkan perasaan mampu dan berharga dalam diri sendiri.
4. Latihan Praktis untuk Perhatian Penuh (Mindfulness)
Fokus pada detail saat membersihkan, seperti menghilangkan noda atau menata objek, melatih kita untuk hadir sepenuhnya pada momen kini. Kegiatan ini memungkinkan pikiran beristirahat sejenak dari kekhawatiran masa depan atau penyesalan masa lalu.
5. Mengubah Kekacauan Eksternal Menjadi Keteraturan Internal
Lingkungan fisik yang rapi dan bersih sering kali berkorelasi dengan kondisi pikiran yang lebih teratur dan tenang. Ketika kita berhasil membereskan kekacauan di rumah, hal itu secara tidak langsung membantu membereskan "kekacauan" yang mungkin ada dalam benak kita.
6. Menemukan Kepuasan dalam Proses yang Berulang
Ada ritme dan pola tertentu dalam banyak tugas membersihkan, seperti gerakan menyikat atau melipat pakaian. Bagi beberapa orang, proses berulang ini bisa terasa meditatif dan menenangkan, memberikan rasa nyaman melalui prediktabilitasnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
