Ketua KPK Setyo Budiyanto. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), KPK, serta Kejaksaan Agung (Kejagung), guna menekan kebocoran uang negara. KPK menilai arahan tersebut menjadi bentuk komitmen dan dukungan nyata pemerintah terhadap pemberantasan korupsi.
Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan pihaknya melihat pernyataan Presiden Prabowo sebagai sinyal keseriusan pemerintah dalam mendukung penegakan hukum, khususnya terkait tindak pidana korupsi.
"Sebenarnya kami melihatnya dari sisi pernyataan beliau menunjukkan sebuah komitmen ya ketegasan, kemudian dukungan terhadap proses pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Ketua KPK, Setyo Budiyanto, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (4/6).
Menurutnya, dukungan itu telah dibuktikan oleh pemerintah dengan tidak melakukan intervensi terhadap proses hukum.
"Dan ini juga sudah kita melihat semuanya, saya yakin bagaimana pernyataan beliau kemudian terbukti dengan dari beberapa hal. Kemudian juga tidak ada intervensi terhadap aparat penegak hukum, keseriusan, dan banyak hal yang sudah dilakukan," ujarnya.
Setyo menambahkan, KPK akan menindaklanjuti arahan presiden dengan melakukan pembahasan internal bersama seluruh deputi. Evaluasi itu mencakup kebutuhan sumber daya manusia, anggaran, hingga dukungan operasional lainnya dalam rangka memperkuat kinerja lembaga antirasuah.
"Tentu kami akan menginventarisir kira-kira kebutuhan-kebutuhan apa. Apakah dari sisi sumber daya manusia, apakah dari sisi anggaran, pembiayaan kegiatan, dan lain-lain. Atau mungkin dukungan-dukungan operasional yang lainnya. Nah ini tentu memerlukan pembahasan atau mungkin dukungan-dukungan operasional yang lainnya," tegasnya.
"Pasti kan kami akan melibatkan seluruh Kedeputian bagaimana kita atau kami menyikapi arahan atau perintah Bapak Presiden yang sudah disampaikan pada tanggal 3 kemarin," imbuhnya.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
