
Terdakwa perkara penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus menjalani sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta pada Rabu (29/4). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dalam sidang perdana perkara kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, terdakwa 1 atas nama Serda (Mar) Edi Sudarko mengaku turut kena cipratan air keras. Akibatnya dia mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Kolonel CHK Fredy Ferdian Isnartanto selaku hakim ketua dalam sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta hari ini (29/4) sempat menegur Edi. Teguran disampaikan karena Fredy melihat Edi melamun saat surat dakwaan dibacakan oleh oditur militer.
”Jangan melamun (terdakwa 1), tadi dalam dakwaan sempat terkena (cipratan air keras),” tanya Fredy.
Edi pun membenarkan dengan mengucapkan siap! Fredy pun menanyakan bagian tubuh yang terkena cipratan air keras. Kepada majelis hakim, Edi pun mengungkapkan bahwa dirinya terkena cipratan air keras pada bagian lengan, dada, leher, mulut, dan mata.
Atas jawaban tersebut, Fredy lantas meminta Edi melepas topi yang dia kenakan dalam sidang. Kemudian memastikan luka akibat cipratan air keras yang mengenai mata kanannya. Perwira menengah TNI dengan tiga kembang di pundak itu menguji penglihatan Edi.
”Coba tutup mata kiri, pakai tangan mu, pakai tangan kiri. Ini berapa?” tanya Edi sambil menunjukkan 2 jari terangkat.
Edi menjawab dirinya tidak bisa melihat jari tangan Fredy. Sidang kemudian dilanjutkan. Dalam sidang tersebut, Edi hadir bersama terdakwa 2 Lettu (Mar) Budhi Hariyanto Widhi Cahyono, terdakwa 3 Kapten (Mar) Nandala Dwi Prasetya, terdakwa 4 Lettu (Pas) Sami Lakka.
Mereka didakwa melakukan pelanggaran Pasal 469 ayat (1) subsider Pasal 468 ayat (1), lebih subsider Pasal 467 ayat (1) juncto ayat (2) juncto Pasal 20 huruf C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
Sebelumnya, oditur militer menyampaikan bahwa terdakwa 1 dan terdakwa 2 ikut terkena air keras yang disiramkan kepada Andrie Yunus pada 12 Maret lalu. Akibatnya mereka merasa kepanasan saat melarikan diri. Itu pula yang membuat mereka berdua menepi di pinggir jalan untuk membeli air mineral.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
