Gubernur Riau Abdul Wahid saat kunjungan di Rokan Hulu, Minggu (9/3). (Humas Pemprov Riau/Antara)
JawaPos.com - Gubernur Riau Abdul Wahid dikabarkan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Senin (3/11). Kabar terkait OTT yang menyasar Abdul Wahid dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.
"Benar, salah satunya (Gubernur Riau Abdul Wahid)," kata Fitroh dikonfirmasi, Senin (3/11).
Selain Abdul Wahid, KPK mengamankan sembilan orang lainnya. Tim penindakan mengamankan total 10 orang dalam giat tangkap tangan tersebut.
"Sampai dengan saat ini ada sekitar sejumlah 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan," ucap Budi.
Meski demikian, Budi masih enggan mengungkap identitas dari pihak-pihak yang diamankan dalam OTT tersebut. Termasuk barang bukti maupun kasus dari OTT yang menyasar Abdul Wahid.
"Tim masih di lapangan dan masih terus berprogres, jadi nanti kita akan terus update perkembangannya," tegasnya.
Profil Gubernur Riau Abdul Wahid
Abdul Wahid merupakan politikus PKB. Pria yang karib disapa Cak Wahid, resmi dilantik sebagai Gubernur Riau periode 2025–2030 pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara.
Ia menjadi salah satu gubernur termuda di Indonesia yang datang dari latar belakang pesantren dan keluarga sederhana.
Lahir di Desa Belaras, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, pada 21 November 1980, Abdul Wahid meniti perjalanan panjang dari pesisir menuju pucuk kepemimpinan daerah.
Abdul Wahid menimba pendidikan di SD dan MTs Sei Simbar, Wahid melanjutkan ke Pondok Pesantren Ashhabul Yamin di Canduang, Sumatera Barat. Dari sanalah dasar nilai keislaman dan kepemimpinan mulai tertanam kuat.
Selepas menimba ilmu agama, Wahid melanjutkan kuliah di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau dan meraih gelar Sarjana Pendidikan Agama Islam (S.Pd.I) pada 2004. Ia kemudian menempuh pendidikan pascasarjana dan memperoleh gelar Magister Sains (M.Si).
Aktivitasnya di organisasi mahasiswa dan gerakan pemuda Nahdlatul Ulama (NU) membentuk dirinya menjadi pribadi yang vokal dan peduli pada isu-isu sosial.
Karier politik Abdul Wahid dimulai dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), partai yang menaunginya sejak awal. Ia terpilih menjadi anggota DPRD Provinsi Riau dua periode (2009–2019) dan kemudian melangkah ke tingkat nasional sebagai anggota DPR RI periode 2019–2024.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
