
Ilustrasi
JawaPos.com - Andi Tjendono Santoso, tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan jembatan timbang portable di Dinas Perhubungan Kabupaten Batanghari tahun 2010 diringkus di Madiun.
Penangkapan marketing PT Boma, rekanan dalam proyek pengadaan jembatan timbang portable itu terjadi setelah jajaran Direktorat Reskrim Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi berhasil melacak keberadaannya yang sedang berada di Madiun. “Sudah ditangkap beberapa hari lalu,” kata Direskrimsus Kombes Winarta, seperti dilansir Jambi Independent (Jawa Pos Group), Rabu (24/5).
Diketahui, Andi Tjendono Santoso masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polda Jambi sejak 2014. Setelah hampir tiga tahun kabur, akhirnya dia berhasil dibekuk.
Setelah tiba di Jambi, sambung Winarta, kasus buronan itu langsung dilimpahkan ke kejaksaan. Ini karena penyidik telah melengkapi berkas-berkasnya. “Langsung kita limpahkan,” kata dia.
Dalam kasus pengadaan timbangan portable ini sebetulnya ada empat tersangka lainnya. Semuanya sudah menjalani persidangan. Mereka adalah Jonni, mantan Kepala Dinas Perhubungan Batanghari, M Ilyas Aras, Rambat Ahmad Nasri, dan Dewan Richardi. Sementara itu kerugian dalam kasus ini mencapai ratusan juta rupiah. (rib/iil/JPG)

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
