AKP Ulil Ryanto. (Istimewa)
JawaPos.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) turut buka suara atas kasus penembakan kasat reskrim Polres Solok Selatan. Ketua Komnas HAM Atnike Nova Sigiro, mendesak agar proses hukum terhadap kasus tersebut dilakukan secara terbuka. Tujuannya tidak lain agar kasus itu terungkap secara terang benderang.
Kepada awak media di Jakarta, Atnike menyampaikan bahwa pihaknya memberi atensi terhadap peristiwa penembakan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar. Sebagaimana telah disampaikan kepada publik, perwira Polri itu meninggal dunia setelah ditembak oleh rekannya, Kabag Ops Polres Solok Selatan AKP Dadang Iskandar.
”Komnas HAM menaruh atensi atas peristiwa penembakan Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP Ryanto Ulil Anshar tersebut. Komnas HAM, termasuk Sekretariat Komnas HAM di Sumatera Barat akan melakukan pemantauan atas peristiwa tersebut,” terang Atnika.
Atas peristiwa tersebut, Komnas HAM memberikan beberapa penekanan. Mereka mendesak dan memastikan proses penegakan hukum yang adil, independen, dan transparan atas peristiwa tersebut. Baik proses hukum pidana maupun sidang etik. Atnike juga menyoroti perlunya perlindungan terhadap para saksi dan korban dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kutuk Peristiwa Polisi Tembak Polisi di Sumbar, Komisi III DPR Minta Diusut Tuntas
”Memastikan peristiwa yang sama tidak akan terjadi lagi di masa depan serta perlu mengungkap akar permasalahannya untuk mencegah peristiwa serupa terulang kembali,” tegas Atnike.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
