KERJA SAMA: Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kiri) dan Kepala Baharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran sepakat untuk berkolaborasi dalam mewujudkan ketahanan pangan. (HUMAS KEMENTAN)
JawaPos.com - Kementerian Pertanian (Kementan) dan Polri meresmikan kerja sama untuk penanaman jagung. Tidak tanggung-tanggung, target lahan yang digarap nanti mencapai 1,2 juta hektare. Kerja sama itu bagian dari mengejar target swasembada pangan Presiden Prabowo.
Kerja sama kedua lembaga dilakukan Ditjen Tanaman Pangan Kementan dan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri di Cianjur, Jawa Barat, kemarin (18/12). Kerja samanya meliputi bantuan pengamanan dan pendampingan komoditas tanaman pangan. Juga melibatkan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan tentang bantuan pengamanan pupuk dan pestisida.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menjelaskan, pemerintah melakukan percepatan program swasembada pangan. Tujuannya, menjaga ketahanan pangan nasional di tengah ancaman perubahan iklim dan krisis geopolitik. Menurut dia, ada potensi lahan seluas 1,2 juta hektare untuk tanaman jagung.
”Untuk padi, Kementan berkolaborasi dengan TNI. Kemudian, untuk komoditas jagung, Kementan bergandengan tangan dengan Polri,’’ katanya. Dia menegaskan, potensi lahan untuk penanaman jagung seluas 1,2 juta hektare perlu dikawal bersama guna menjaga ketahanan pangan.
Untuk program penanaman jagung itu, Kementan telah menyiapkan berbagai sarana produksi. Mulai benih, pupuk, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan). ”Alsintan nanti kami bawa langsung, seperti hand tractor untuk petani, kemudian ada benih jagung untuk 1 juta hektare seluruh Indonesia,’’ jelasnya.
Kepala Baharkam Polri Komjen Mohammad Fadil Imran mendukung program Kementan. Dia menegaskan, sumber daya organisasi Polri perlu memahami apa yang dilakukan untuk mewujudkan ketahanan pangan, khususnya jagung.
Fadil menyatakan, Polri dan Kementan dapat bahu-membahu sebagai fasilitator masyarakat, khususnya petani, dalam pengembangan jagung. ”Dengan dukungan sumber daya Polri yang kita gerakkan hingga di daerah-daerah,’’ jelasnya. Dia mengungkapkan, Polri memiliki peran aktif sebagai fasilitator petani, kelompok tani, serta masyarakat dalam menghadapi tantangan lahan, penyediaan benih, pupuk, dan sebagainya. (wan/c6/ali)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
