
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat peluncuran e-katalog HDI dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024, di Jakarta, Minggu (1/12). (Zalzilatul Hikmia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemberdayaan penyandang disabilitas masih jadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Berbagai upaya dilakukan termasuk menelurkan e-katalog HDI, platform digital yang memamerkan dan memasarkan karya seni lukis dari penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan ada tiga hal yang harus dipenuhi kepada kelompok difabel. Yakni, pendidikan, kesehatan, dan akses pekerjaan.
Terkait pekerjaan itu, pemerintah pun sudah mengeluarkan aturan untuk mendorong pemberi kerja untuk menciptakan kesetaraan kesempatan kerja bagi difabel. Salah satunya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang mewajibkan instansi pemerintah maupun perusahaan swasta untuk mempekerjakan difabel.
Pada Pasal 53 disebutkan bahwa instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) wajib mempekerjakan difabel minimal dua persen dari total pegawainya. Sementara di perusahaan swasta minimal satu persen dari jumlah pegawai.
Selain itu, akses kebekerjaan ini juga coba dibuka melalui akses para disabilitas untuk bisa memasarkan karyanya. Salah satunya melalui platform digital yang khusus dibuat untuk mereka.
“Tiga hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk kita semua dalam rangka untuk memberikan peluang yang sama buat siapa pun warga negara Indonesia dan juga akhirnya ada yang namanya kesetaraan berkarya,” tutur Saifullah Yusuf yang biasa disapa Gus Ipul saat melaunching e-katalog HDI dalam acara peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024, di Jakarta, Minggu (1/12).
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Norman Yulian menyambut baik inisiatif itu. Dia berharap kehadiran e-katalog ini bisa jadi wadah bagi para seniman disabilitas untuk memamerkan dan menjual karyanya.
“Alhamdulillah, berarti ini kan sekelas dengan LKPP ya Pak Menteri? Bisa langsung dipesan gitu ya jadi produk-produk kita, disabilitas, bisa pesan melalui e-katalog ini,” ungkapnya. Oleh sebab itu, dia mendorong semua seniman disabilitas bisa segera mendaftar.
Sebagai informasi, E-Katalog HDI menampilkan 170 lukisan hasil kurasi tim Taman Ismail Marzuki, yang mencakup beragam gaya seni. Seperti realisme, abstrak, hingga ilustrasi tokoh anime. Potret Gus Ipul dan Wamensos Agus Jago juga terpajang di antara karya-karya tersebut. Karya-karya ini berasal dari seniman penyandang disabilitas fisik, rungu wicara, hingga disabilitas mental. E-katalog HDI ini dapat diakses melalui laman https://kataloghdi.com.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
