
Photo
JawaPos.com - Kelakuan Sahar, warga Dusun Majel, Desa Majel, Kecamatan Bongi, Kabupaten Sanggau, sungguh keterlaluan. Dia tega menusuk tetangganya sendiri, Sinom, sebanyak enam kali, Selasa (26/9) sekitar pukul 04.00. Alasannya, Sahar yang masih berusia 25 tahun itu iri dengan Sinom karena memiliki rumah yang lebih bagus darinya. Tak menunggu lama, pelaku berhasil diamankan.
“Korban mengalami enam luka tusukan. Tiga di punggung, satu di pipi kiri dan dua di bagian perut,” kata Kapolsek Bonti, Ipda Rahmad Kartono dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Rabu (27/9).
Rahmad menjelaskan, penganiayaan yang mengakibatkan korban mengalami luka parah ini terungkap berawal saat anggota Polsek Bonti mendapatkan laporan dari masyarakat yang menyebutkan bahwa ada penganiayaan di Dusun Majel tersebut.
“Selanjutnya saya memerintahkan Kanit Reskrim dan personel Polsek Bonti untuk ke lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, korban telah dibawa ke Pustu Desa Bantai, Kecamatan Bonti untuk mendapatkan penanganan medis awal,” jelasnya.
Karena kondisi tak memungkinkan, terjadi pendarahan hebat di sekujur tubuhnya, wanita 47 tahun itu terpaksa dilarikan ke Puskesmas Bonti untuk mendapat perawatan lebih lanjut.
“Saat ini korban masih dirawat di puskesmas dan rencana akan dirujuk ke RSUD Sanggau,” jelas Rahmad.
Sementara itu, lanjutnya, setelah mendapatkan keterangan sejumlah saksi terkait keberadaan pelaku, anggotanya langsung mengejar dan mengamankan Sahar di rumahnya di Dusun Majel.
“Tidak ada perlawanan dari tersangka saat dia diamankan anggota. Selanjutnya pelaku berserta alat bukti berupa satu buah parang (yang digunakan untuk menganiaya korban, red) dan dua helai pakaian diamankan di Mapolsek Bonti guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ” tegasnya.
Rahmad menambahkan, hasil pemeriksaan sementara, motif penganiayaan ini karena pelaku iri dengan korban yang memiliki rumah yang lebih bagus dari rumah pelaku. “Memang keduanya sudah beberapa kali bertengkar mulut,” ucap Rahmad.
Saat ini, pelaku masih diamankan di Mapolsek. Dia dijerat pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan berat, dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
