
Capres dan cawapres nomor urut dua, Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno.
JawaPos.com - Kedatangan capres nomor urut 02, Parabowo Subianto, disambut semringah dan tepuk tangan meriah para pendukung di Kota Palu, Selasa (8/1) siang. Dalam kesempatan itu, Prabowo, menghadiri giat temu kader relawan dan simpatisan dengan tajuk Prabowo Menyapa Sulawesi Tengah.
Dalam orasi politiknya, Prabowo mengatakan, Negara Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Nyatanya ratusan tahun bangsa lain datang ke Indonesia untuk menguras hasil kekayaan. Tetapi rakyat Indonesia masih banyak yang miskin. Contohnya yang terjadi di Jawa Barat, ada suatu tempat yang warganya kesulitan untuk mendapatkan makanan. Di Jawa Tengah ada orang tua yang gantung diri karena tidak bisa memberi makan anak-anaknya.
"Hal ini tidak boleh terjadi di republik seperti kita (Indonesia, red). Hal ini adalah perjuangan kita. Kalau kita tidak mampu memberi makan kepada rakyat kita, berarti negara kita sesungguhnya gagal sebagai negara," ujarnya sebagaimana diberitakan Radar Sulteng (Jawa Pos Group), Rabu (9/1).
Hal itulah yang ingin ditegaskan oleh capres nomor urut 02 tersebut dengan gelombang dukungan yang begitu besar mengalir saat ini. Prabowo mengaku sudah melihat rakyat Indonesia sebetulnya sudah ambil kesimpulan. Menurutnya, mereka sudah tidak bisa dibohongi lagi. Oleh karena itu, ia berharap kinerja koalisi agar tetap solid.
"Cita-cita kita koalisi adil dan makmur, tapi kita sebagai koalisi termasuk 'paket hemat'. Siapa yang mau mendukung orang-orang seperti kita, kecuali rakyat, kecuali rakyat. Jadi saudara-saudara, harapan kita ada di hati rakyat Indonesia," turutnya di hadapan relawan dan simpatisan di Tanah Kaili itu.
Pesan lainnya yang ditekankan oleh Prabowo Subianto dalam kesempatan itu adalah tentang lebih cermat soal organisasi diri. Khususnya saat-saat mendekati masa pemilihan umum agar bisa mengatur supaya tidak tumpang tindih
"Ingat, kita harus amankan suara di TPS. Salah satu langkah, tolong diawasi masalah DPT. Tolong diperiksa masing-masing di tingkat RT/RW, di tingkat desa. Tolong diperiksa kita punya mesin-mesin partai," tandasnya.
Selain bertatap muka dengan para kader dan relawan, Prabowo juga melakukan kunjungan di lokasi pengungsian di Kabupaten Sigi. Prabowo tiba di Palu, sekitar pukul 10.00.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
