Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Januari 2026, 19.27 WIB

Gokil! Puluhan Ibu-ibu Pondok Cabe Naik Odong Odong untuk Liburan ke Parung Panjang

Ibu-ibu dari Pondok Cabe, Tangerang, menggunakan odong-odong untuk liburan ke Parung Panjang di awal tahun 2026. (TikTok: Odong Odong Manot) - Image

Ibu-ibu dari Pondok Cabe, Tangerang, menggunakan odong-odong untuk liburan ke Parung Panjang di awal tahun 2026. (TikTok: Odong Odong Manot)

JawaPos.com - Parung Panjang diserbu banyak orang dari sejumlah wilayah di Jabodetabek pada awal tahun 2026. Mereka bukan hanya menggunakan KRL Commuter Line, motor, atau mobil pribadi, tapi juga menggunakan odong-odong.

Hal itu dilakukan ibu-ibu dari Pondok Cabe, Tangerang. Mereka memilih menggunakan odong-odong karena dapat menampung banyak orang dan tidak masalah meski harus menempuh jarak sekitar 22,5 kilometer untuk dapat sampai ke Parung Panjang.

Mereka menggunakan dua unit odong-odong. Momen liburan ibu-ibu dari Pondok Cabe ke Parung Panjang ini terlihat dari video unggahan akun Odong Odong Manot di TikTok.

"Hari ini hari Minggu OTW mau ngubek kerupuk ke Jati Ombo. Dua unit hari ini berangkat," kata pria dalam video diduga sopir odong odong, dalam unggahannya tersebut.

Sejumlah ibu-ibu yang sudah ada di dalam odong odong mengakui akan memborong oleh-oleh di Parung Panjang. Semua jenis kerupuk,katanya, akan diborongnyaa.

"Mantap bang, kita berangkat," ungkap salah satu ibu-ibu.

Perubahan besar memang terjadi di Parung Panang pada masa kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM.

Dua pemimpin di Jawa Barat itu bersinergi untuk hadirkan suasana yang nyaman untuk Parung Panjang dan sekitarnya, setelah puluhan tahun mereka dizalimi oleh truk-truk tambang.

Sebelum jalan diperbaiki dan perusahaan-perusahaan tambang dihentikan beroperasi dalam beberapa bulan belakangan, jangankan menjadi tempat wisata, untuk sekadar bernapas tanpa debu saja, warga Parung Panjang dan sekitarnya sangat kesulitan.

Tak hanya itu, Parung Panjang selama bertahun-tahun juga dikenal sebagai 'jalur neraka' saking parahnya kemacetan akibat truk tambang dan banyaknya orang yang meninggal dunia dilindas truk tambang.

Editor: Abdul Rahman
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore