
Polres Depok mengamankam sejumlah mata Elang di Sukmajaya, Jumat (1/8). (Dok Polres Depok)
JawaPos.com — Menindaklanjuti video viral yang memperlihatkan aksi sekelompok debt collector atau yang dikenal sebagai Mata Elang memberhentikan pengendara motor di wilayah Sukmajaya, Polres Metro Depok menggelar razia terhadap aksi premanisme di seluruh wilayah hukumnya.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menjelaskan, razia ini berlangsung selama sepekan ke depan, dimulai pada Jumat (1/8). Fokus utama razia adalah menertibkan oknum Mata Elang yang kerap meresahkan warga.
Kegiatan ini, kata dia, juga bagian dari operasi Pekat 2025 atau anti premanisme dan debt collector yang kerap meresahkan warga.
"Ini menindaklanjuti keresahan masyarakat, terutama setelah beredarnya video viral kemarin. Di video itu terlihat ada debt collector yang menghadang pengendara," kata AKP Made kepada wartawan.
Menurut Made, praktik seperti itu tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga masuk kategori perampasan atau pemaksaan yang bisa dijerat hukum. Pihaknya mengingatkan bahwa penarikan kendaraan oleh pihak leasing harus melalui proses hukum dan tidak bisa dilakukan secara sepihak di jalanan.
"Penarikan kendaraan harus melalui pengadilan. Debt collector tidak boleh sembarangan menghentikan orang di jalan, apalagi dengan intimidasi," tegasnya.
Dalam operasi ini, polisi menyisir sejumlah titik rawan seperti Margonda, Sukmajaya, dan wilayah lainnya.
Dalam operasi yang dilakukan pada hari pertama, sebanyak 7 mata elang diamankan oleh anggota Polres Depok. Selain tujuh orang, Polres Metro Depok sedang memeriksa lima unit motor yang dikendarai para pelaku.
“Kita lakukan pemeriksaan secara mendetail, apakah memang motor tersebut memiliki surat yang sah atau tidak,” jelas Made.
Polres Depok juga membuka layanan pengaduan masyarakat bila menemukan atau mengalami intimidasi dari pihak debt collector. "Kami minta masyarakat melapor jika ada kejadian serupa. Jangan takut, kami akan tindaklanjuti," pungkas Made.
Sebelumnya, video yang memperlihatkan seorang pria berjaket hitam memberhentikan sepeda motor di kawasan Sukmajaya, menuai kecaman. Pemilik kendaraan yang merekam kejadian tersebut sempat diintimidasi para pelaku. (bry)

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
