
Berbagai jenis kendaraan memadati ruas jalan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Sabtu (14/9/2024). (Hendi/ Radar Bogor)
JawaPos.com – Polres Bogor memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (SSA) di jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor hari ini, Senin (16/9).
Sistem ini diterapkan sejak pagi, mengingat masih tingginya arus lalu lintas. Hasilnya, perlahan namun pasti, kemacetan mulai terurai.
Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama mengatakan, sistem satu arah memprioritaskan wisatawan yang hendak kembali dari Puncak menuju Bogor maupun Jakarta. "Untuk sementara kita prioritaskan rekan-rekan yang mau turun," kata Rizky.
Langkah ini guna mencegah kepadatan lalu lintas seperti kemarin, di mana pengendara bisa terjebak hingga 8 jam perjalanan.
Selain itu, arus lalu lintas menuju Puncak melalui Ciawi pun ditutup untuk sementara waktu. Dengan rekayasa ini diharapkan bisa mengurai kepadatan. "Kita prioritaskan kepada wisatawan agar mudah kembali ke rumah masing-masing," jelasnya.
Sejauh ini, berdasarkan koordinasi dengan Polres Cianjur, volume kendaraan mulai berkurang. "Kita sudah cek di kawasan Cipanas dan Cianjur, saya konfirmasi Polres Cianjur kemacetan sudah terurai," imbuh Rizky.
Kebijakan satu arah ini akan diberlakukan tentatif, menyesuaikan dengan kepadatan volume kendaraan.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
