
Sosialisasi - Dua relawan kota Thomas Galih dan Yenyen Wahyono membawa poster di halte BST kawasan Sriwedari sebagai langkah untuk mensosialisasikan program Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Rabu (13/1/2021). Aksi yang digelar Republik A
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mempertimbangkan opsi lockdown pada setiap akhir pekan. Hal itu menyusul masih tingginya penyebaran Covid-19. Serta tidak efektifnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
"Tentu DKI Jakarta akan melakukan kajian, analisa, nanti pak Gubernur juga memimpin rapat-rapat internal apakah usulan dari DPR RI dimungkinkan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, Rabu (3/2).
Ariza mengatakan, opsi lockdown akhir pekan ini datang dari DPR RI, mengacu pada kebijakan yang diterapkan di Turki. Dia mempersilakan jika DPR RI akan menyampaikan usulan tersebut kepada pemerintah pusat.
Baca Juga: PPKM Belum Efektif, Pemerintah Perkuat Puskesmas dan Pos Jaga Desa
"Kami pada prinsipnya Pemprov DKI Jakarta meyakini program-program usulan dari siapapun termasuk teman-teman DPR RI akan dipertimbangkan dengan baik," imbuhnya.
Ariza menyakini, pemerintah pusat memiliki banyak pakar dan ahli yang akan terus membuat kajian terhadap lockdown akhir pekan. Sehingga kebijakan yang diambil pun pasti untuk kebaikan masyarakat.
Di sisi lain, fakta yang terjadi di Jakarta memang pada akhir pekan banyak warga yang beraktivitas di luar rumah. Mereka bepergian ke pasar, mal, tempat rekreasi, maupun berkunjung ke saudara yang ada di luar kota.
"Ini semua dapat menimbulkan interaksi yang pada akhirnya terjadi kerumunan yang dapat berdampak pada penyebaran Covid. Untuk itu memang kami selalu minta di masa masa libur sabtu minggu kami minta juga tetap berada di rumah," pungkas Ariza.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali untuk menekan angka penularan kasus virus korona atau Covid-19 tidak efektif. Kebijakan PPKM sendiri telah berlansung sejak 11-25 Januari 2021.
“Saya ingin menyampaikan yang berkaitan dengan PPKM tanggal 11 Januari sampai 25 Januari. Kita harus ngomong apa adanya. Ini tidak efektif,” kata Jokowi dalam video rapat terbatas yang diunggah oleh Sekretariat Presiden, Minggu (31/1).
Jokowi tak memungkiri, mobilitas masyarakat hingga kini masih tinggi meski PPKM sudah diberlakukan. Akibatnya, angka kasus Covid-19 terus meningkat di beberapa provinsi.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://youtu.be/M2qtzwXZuKc
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
