
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengunjungi lokasi pengungsian warga Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (5/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com – Wali Kota Bekasi Tri Adhianto akhirnya angkat bicara terkait dirinya dan keluarga yang mengungsi ke hotel mewah saat banjir besar melanda Bekasi. Keputusan tersebut menuai kritik dari netizen setelah videonya viral di media sosial.
Tri menjelaskan, keputusannya mengungsi ke hotel Horison Bekasi bukan karena ingin bermewah-mewahan, melainkan demi keselamatan keluarga dan agar dirinya tetap bisa bekerja melayani warga.
"Kalau saya kan melihatnya dari sisi pada waktu itu bagaimana saya ingin berbuat yang terbaik buat warga masyarakat," ujar Tri di lokasi pengungsian warga Perumahan Pondok Gede Permai (PGP), Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (5/3).
Tri mengatakan, sekitar pukul 02.00 WIB, air sudah tinggi dan bisa dipastikan wilayah rumahnya di kawasan elite Kemang Pratama akan terendam banjir. Untuk itu, ia membawa keluarganya untuk pindah ke tempat yang lebih aman. Mengingat pada pagi hari ia harus kembali turun ke masyarakat.
"Nah kalau saya bertahan di dalam, berarti saya nggak bisa keluar. Saya selamatkan dulu anak dan istri saya. Kemudian pagi-pagi jam 06.00 WIB saya juga harus sudah bergabung dengan warga masyarakat," katanya.
Terkait pemilihan hotel sebagai tempat mengungsi, Tri mengatakan bahwa keputusan itu diambil demi keamanan keluarganya.
"Supaya ini saja, supaya prosesnya bisa pastikan lebih aman. Tidak ada pengen kesan bermewah-mewahan," katanya.
Sebelumnya, video yang diunggah akun TikTok @rakyatbekasi.com memperlihatkan istri Wali Kota Bekasi, Wiwiek Hargono, tiba di hotel dengan dibantu rekannya.
Video tersebut langsung memicu reaksi netizen yang menilai keputusan itu tidak pantas di tengah kondisi warga yang kesulitan akibat banjir.
Komentar warganet pun beragam, banyak yang menyindir pilihan mengungsi ke hotel. "Semangat bu, nggak usah mikirin rakyat Bekasi, yang penting happy," tulis akun @nearrr.
"Ambil lantai paling atas ya, Bu, biar bisa lihat warga di bawah," tambah @Tompeleng.
Di sisi lain, beberapa netizen menilai bahwa setiap orang memang berhak memilih tempat mengungsi, namun sebaiknya tidak dipublikasikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
"Mau nginep dimanapun boleh itu hak mereka, tapi alangkah baiknya tidak di publikasikan, persepsi orang kan beda," ucap akun @dolah Balweel.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
