Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Juni 2024 | 17.18 WIB

PKS Sebut Pasangan Sohibul Iman di Pilkada Jakarta Akan Ditentukan Setelah Terbentuk Koalisi

Bakal calon presiden 2024-2029 yang diusung PKS, Anies Rasyid Baswedan (tengah) berpose bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kedua kiri), Wakil Ketua Majelis Syura Mohammad Sohibul Iman (kedua kanan), Sekjen Aboe Bakar Alhabsyi (kanan), dan Bendahara Umum - Image

Bakal calon presiden 2024-2029 yang diusung PKS, Anies Rasyid Baswedan (tengah) berpose bersama Presiden PKS Ahmad Syaikhu (kedua kiri), Wakil Ketua Majelis Syura Mohammad Sohibul Iman (kedua kanan), Sekjen Aboe Bakar Alhabsyi (kanan), dan Bendahara Umum

 
JawaPos.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 
belum memutuskan sosok yang akan mendampingi kadernya, Sohibul Iman
sebagai bakal calon wakil gubernur (cawagub) di Pilkada Jakarta 2024. Hal ini setelah PKS secara resmi mengusung Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur (cagub) Jakarta.
 
Juru bicara PKS Ahmad Mabruri menyatakan, akan menjalin komunikasi intens dengan seluruh partai politik (parpol) di DPRD DKI Jakarta untuk mengantarkan Soibul Iman jadi Jakarta 1.
 
"Jadi bukan berarti partai tidak punya kader, punya, tapi siapa pasangannya akan menunggu koalisi yang terbentuk, siapa yang akan diusung menjadi cagub dan cawagub, dan bagaimana deklarasinya, akan dilakukan sesuai dengan waktu yang tepat, jadi tunggu saja," kata Mabruri kepada wartawan, Senin (24/6). 
 
 
Mabruri menjelaskan, penunjukkan Sohibul menjadi bakal cagub merupakan amanat dari Presiden PKS Ahmad Syaikhu. 
 
"Untuk Pilkada Jakarta sejak awal Presiden PKS Ahmad Syaikhu sudah memberikan arahan agar mengusung kader sendiri," ucap Mabruri.
 
"Nah dengan siapa pak sohibul iman berpasangan, nanti kita akan melihat komposisi koalisi yang terbentuk ya," sambungnya. 
 
Ia menekankan, Sohibul memiliki rekam jejak yang baik selama berkarir di dunia politik. "Mantan Presiden PKS, mantan wakil ketua DPR RI dan mantan rektor Universitas Paramadina," tegasnya.
 
 
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera sebelumnya mengakui untuk bisa memenangkan kontestasi Pilkada Jakarta tidak bisa mencalonkan seorang diri. PKS membutuhkan kerja sama dengan partai politik lain untuk bisa mengantarkan Sohibul Iman menjadi Jakarta 1.
 
"Karena kami juga sadar untuk menang tidak bisa sendiri. Bahkan untuk mencalonkan pasangan, kami perlu berkoalisi karena kurang syarat 4 kursi," ucap Mardani kepada JawaPos.com, Minggu (23/6) malam.
 
Mardani meyakini, keputusan ini akan membakar semangat seluruh kader PKS. Mengingat, PKS merupakan partai kader, sehingga wajar mengusung kadernya untuk melenggang ke Jakarta 1.
 
"Partai yang baik percaya dengan kadernya, PKS partai kader. Karena itu wajar PKS mengajukan kadernya maju cagub," pungkas Mardani.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore