Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Agustus 2025 | 22.26 WIB

Mengenal Keajaiban di balik Bersikap Sabar Menurut Ustaz Hanan Attaki: Balasannya Berjuta Kebaikan

Penyampaian ustad Hanan Attaki mengenai ganjaran bersikap sabar. (Youtube Hanan Attaki) - Image

Penyampaian ustad Hanan Attaki mengenai ganjaran bersikap sabar. (Youtube Hanan Attaki)

JawaPos.com – Dalam dinamika kehidupan, ujian pasti datang silih berganti. Bagi umat Islam, cara untuk menghadapi ujian tersebut salah satunya Adalah dengan bersabar. Artinya menahan diri dari reaksi negatif ketika menghadapi kesulitan.

Kesabaran biasanya diiringi dengan proses penerimaan. Sabar akan membawa pada ketenangan, kemenangan, dan berbagai kejutan bahagia dalam hidup. 

Sabar bukan berarti diam tanpa respons, melainkan menanggapi persoalan secara elegan tanpa emosi yang membara.

Keajaiban di balik kesabaran

Keajaiban di balik rasa sabar terletak paada berbagai kebaikan dan kabar gembira yang akan datang pada seseorang dan menjadi balasan dari sebuah kesabaran.

Sebagaimana disampaikan Ustaz Hanan Attaki dalam kanal YouTube Hanan Attaki, sabar adalah ujian berat sekaligus cermin keimanan, sehingga hadiahnya berupa kekuatan dan jutaan kebaikan.

“Allah bilang, wabasyirishobirin yang artinya sampaikanlah berita gembira kepada orang yang sabar, ada banyak kebaikan yang disediakan untuk orang yang sabar,” terangnya.

Menurut dia, ujian dalam hidup bisa menjadi suatu bentuk kebaikan. Bagaimana caranya? Jawabannya adalah dengan sabar.

Maka dari itu, penting melawan ego dan melapangkan dada ketika menghadapi ujian kehidupan. Sebab, itu adalah tanda iman yang kuat.

Pada unggahan Instagram @hijrahfest yang membahas tentang sabar, kesabaran juga dimaknai sebagai ilmu tingkat dewa. Belajarnya setiap hari, latihannya setiap saat, ujiannya sering mendadak, dan sekolahnya seumur hidup.

Pentingnya menerapkan kesabaran dalam mengarungi bahtera kehidupan, agar hidup lebih damai dan melatih kelapangan hati terhadap takdir yang ditetapkan.

Belajar Sabar dari Kisah Orang Terdahulu

Belajar dari kisah Nabi Ayyub AS yang diuji dengan penyakit dan penderitaan luar biasa dengan kurun waktu yang  lama.  Nabi Ayyub tidak pernah mengeluh atas cobaan yang menimpa, tetap bersabar dan berserah pada Allah menjadi langkah yang ia pilih.

Sampai tiba di waktu yang tepat, Allah mengabulkan do’a Nabi Ayyub dengan menyembuhkan penyakit dan mengembalikan keutuhan keluarganya. 

Jika dibayangkan, belum tentu generasi saat ini mampu menghadapi ujian hidup sebagaimana yang dialami umat terdahulu, seperti kisahnya seorang Nabi.

Oleh karenanya, Islam hadir dengan ajaran yang memudahkan manusia dan dibuatnya aturan bukan tanpa alasan. 

Begitu pun Alquran yang diturunkan sebagai kitab suci umat muslim dengan tujuan memberi kemudahan dalam hidup. Sehingga Alquran disebut sebagai petunjuk hidup sekaligus obat.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore