
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping pada KTT Kerjasama Ekonomi Asia-Pasifik, di Busan, Korea Selatan, pada Oktober 2025 (Evelyn Hockstein/Reuters)
JawaPos.com - Tiongkok memilih tidak tunduk pada tekanan Donald Trump terkait hubungannya dengan Iran. Beijing menegaskan akan mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingannya setelah Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap puluhan entitas Tiongkok yang dituding terlibat dalam hubungan ekonomi dengan Teheran.
Sikap tersebut berpotensi membuka babak baru perseteruan ekonomi antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Persoalan Iran kini tidak hanya menyangkut tekanan Washington terhadap Teheran, tetapi juga dapat berkembang menjadi arena tawar-menawar baru antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Lin Jian menegaskan hubungan negaranya dengan Iran tidak boleh diganggu atau dirusak. "Tidak boleh diganggu atau dirusak," demikian dikutip dari Japan Times.
Lin juga memperingatkan bahwa Tiongkok akan mengambil apa yang disebutnya sebagai 'semua tindakan yang diperlukan' untuk melindungi kepentingannya.
Tiongkok sendiri memiliki kepentingan ekonomi besar di Iran. Negara tersebut merupakan pembeli terbesar minyak Iran dan menjadi salah satu jalur penting bagi Teheran untuk mempertahankan perekonomiannya di tengah tekanan sanksi Amerika Serikat.
Karena itu, Beijing tidak memiliki alasan kuat untuk membantu Trump menekan Iran tanpa memperoleh keuntungan atau konsesi sebagai imbalannya.
"China ingin konflik itu terkendali, tetapi mereka tidak punya banyak alasan untuk membantu Trump mengakhirinya tanpa menerima imbalan apa pun," kata Jesse Marks, pendiri Rihla Research & Advisory sekaligus mantan penasihat kebijakan Timur Tengah di pemerintahan Amerika Serikat.
Bagi Tiongkok, mempertahankan hubungan dengan Iran bukan semata-mata soal perdagangan minyak. Hubungan tersebut juga memberikan pengaruh strategis di Timur Tengah sekaligus memperkuat posisi Beijing dalam menghadapi tekanan Washington.
Tekanan Trump terhadap Iran juga membawa keuntungan strategis bagi Beijing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022