
Ilustrasi pejuang Hizbullah di Lebanon selatan. (Modern Diplomacy).
JawaPos.com - Komando militer pusat Iran memperingatkan warga di wilayah utara yang diduduki Israel untuk meninggalkan permukiman. Hal ini jika Tel Aviv melaksanakan ancamannya menyerang pinggiran selatan Beirut, ibu kota Lebanon.
Dalam pernyataannya pada Senin, Markas Pusat Khatam al-Anbiya menyebut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam membombardir Dahiyeh, pinggiran selatan Beirut, serta wilayah ibu kota Lebanon lainnya, dan telah mengeluarkan peringatan evakuasi bagi penduduk setempat.
"Kami memperingatkan penduduk wilayah utara dan permukiman militer di wilayah pendudukan," kata juru bicara markas tersebut, Ali Abdollahi.
"Jika tidak ingin terdampak, mereka harus meninggalkan daerah itu apabila ancaman tersebut dilaksanakan," katanya.
Netanyahu, Senin, memerintahkan serangan militer terhadap Dahiyeh dan Beirut sebagai respons atas apa yang disebutnya sebagai "pelanggaran berulang" oleh Hezbollah terhadap gencatan senjata di Lebanon.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
