Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Mei 2025 | 14.16 WIB

Akademisi Israel Serukan Penghentian Perang di Gaza, Fokus pada Penderitaan Warga Sipil Palestina

Demonstran anti pemerintah Israel, 21 Juli 2024 [Ricardo Moraes/Reuters] - Image

Demonstran anti pemerintah Israel, 21 Juli 2024 [Ricardo Moraes/Reuters]

JawaPos.Com - Lebih dari 1.200 akademisi Israel menyerukan untuk mengakhiri perang di Gaza melalui sebuah surat terbuka yang dirilis pada Selasa (28/5).

Berbeda dengan surat-surat domestik lainnya yang memprotes perang Israel di Gaza, surat akademisi ini berfokus pada penderitaan warga Palestina.

Dikutip JawaPos melalui laman Al Jazeera, kelompok yang menyebut diri mereka sebagai ”Black Flag Action Group” ini mengkritik keras tindakan militer Israel sejak pelanggaran gencatan senjata pada Maret.

Penyerangan ini telah menyebabkan hampir 3.000 korban jiwa di Gaza yang kebanyakan merupakan warga sipil. Mereka juga menyoroti kelaparan akut sebagai akibat dari kebijakan pemerintah Israel yang dinilai disengaja.

“Kami tidak bisa lagi mengaku tidak tahu. Kami sudah terlalu lama bungkam,” tulis mereka dalam surat tersebut. 

Mereka menuntut lembaga pendidikan tinggi di Israel, termasuk Asosiasi Kepala Universitas di Israel untuk segera bertindak, bahkan jika perlu dengan mengorganisir aksi mogok.

Profesor Raphael Greenberg dari Universitas Tel Aviv sebagai salah satu yang menandatangani surat tersebut menyatakan bahwa perang ini tidak bisa lagi diabaikan oleh komunitas akademik. 

Ia menegaskan pentingnya menunjukkan solidaritas dengan rakyat Palestina dan mengangkat suara kemanusiaan dalam masyarakat Israel.

Surat ini muncul di tengah peningkatan kritik internal terhadap kebijakan militer Israel saat ini. 

Di sisi lain, jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa mayoritas warga Israel masih mendukung tindakan ekstrim terhadap warga Palestina. 

Sebanyak 82 persen masyarakat Israel mendukung pengusiran paksa warga Palestina baik dari Gaza maupun dari perbatasan Israel.

Namun bagi para akademisi tersebut, seruan ini adalah bentuk tanggung jawab moral. Mereka yakin bahwa diam bukanlah pilihan ketika nyawa manusia dipertaruhkan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore