Hunter Biden atau Putra Presiden Joe Biden, tolak panggilan DPR AS untuk beri kesaksian keterlibatan sang ayah dalam bisnisnya./Reuters
Jawapos.com - Putra Presiden Amerika Serikat Joe Biden yakni Hunter Biden, menolak panggilan pengadilan House of Representative (Dewan Perwakilan Rakyat) untuk memberikan kesaksian di balik keterlibatan ayahnya dalam bisnisnya.
Sebelumnya diberitakan, DPR AS pada hari Rabu (13/12) melakukan pemungutan suara untuk secara resmi mengesahkan penyelidikan pemakzulan yang sedang berlangsung terhadap Presiden Joe Biden.
Dilansir dari Reuters, Kamis (14/12), Dewan yang dikuasai Partai Republik memberikan suara 221 berbanding 212 untuk menyetujui penyelidikan tersebut.
Penyelidikan difokuskan terhadap apakah Presiden 77 tahun tersebut mengambil keuntungan yang tidak semestinya dari urusan bisnis luar negeri putranya, Hunter Biden.
Hunter Biden menentang panggilan pengadilan komite dan mengatakan bahwa dia hanya akan bersaksi di depan umum karena khawatir kata-katanya akan disalahartikan.
Ia juga mengklaim bahwa ayahnya sama sekali tidak terlibat secara finansial dalam bisnisnya.
“Tidak ada bukti yang mendukung tuduhan bahwa ayah saya terlibat secara finansial dalam bisnis saya, karena hal itu tidak terjadi,” ujarnya.
Sementara itu Anggota komite mengatakan, mereka akan mengambil langkah-langkah untuk menahannya karena menghina Kongres, yang berpotensi mengakibatkan hukuman penjara.
“DPR kini telah berbicara, dan saya pikir cukup keras, cukup jelas dengan setiap suara Partai Republik yang mendukung peralihan ke tahap penyelidikan pemakzulan resmi ini sebagai tugas konstitusional kita untuk melakukan pengawasan,” kata Anggota DPR dari Partai Republik Jim Jordan.
Anggota DPR dari distrik yang dimenangkan Biden pada tahun 2020 mengatakan mereka memandang penyelidikan tersebut sebagai upaya pencarian fakta.
“Inti dari penyelidikan bukanlah untuk melakukan pra-hakim,” kata Perwakilan Nick LaLota dari New York.
Selain itu, penyidikan ini juga didasarkan pada kecurigaan warga New York terhadap kepemilikan harta keluarga Presiden AS ke 46 tersebut.
“Rata-rata warga New York sangat curiga terhadap orang-orang dari keluarga presiden yang berpenghasilan puluhan juta dolar dalam profesi yang tidak mereka miliki pengalamannya – tampaknya agak kabur,” kata LaLota, merujuk pada peran Hunter Biden sebelumnya di dewan energi Ukraina. perusahaan Burisma.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
