Agresi pendudukan sejak 7 Oktober lalu telah menelan korban meninggal dunia lebih dari 13 ribu. (qudsn.co)
JawaPos.com-Serangkaian serangan brutal Israel terhadap Jalur Gaza utara dan tengah telah menelan korban jiwa dan melukai puluhan warga Palestina.
Dilansir qudsn.co pada Selasa (21/11), sampai hari ini, konflik yang telah berlangsung selama 45 hari ini sejak 7 Oktober lalu terus menambah derita bagi masyarakat di Jalur Gaza.
Serangan udara yang terus menerus oleh Israel, yang sudah berlangsung hampir sebulan setengah, mencapai puncaknya pada hari Selasa (21/11).
Sasaran Pemboman: Jalur Gaza Utara dan Tengah
Sumber lokal melaporkan bahwa pesawat Israel menargetkan Sekolah Hafsa, sebuah tempat pengungsian di daerah Al-Falujah, sebelah barat kamp Jabalia.
Serangan ini tidak hanya menyebabkan kematian dan cedera pada para pengungsi, termasuk anak-anak dan perempuan, tetapi juga merusak sedikitnya 9 rumah di Proyek Beit Lahia.
Dalam pernyataan Kementerian Dalam Negeri Palestina di Jalur Gaza, bahwa "20 orang telah syahid ketika pendudukan menargetkan dua rumah di kamp Nuseirat" di Jalur Gaza tengah.
Gangguan Total Komunikasi dan Serangan terhadap Rumah Sakit Indonesia
Serangan terhadap menara komunikasi di Kota Gaza dan Jalur Gaza utara menyebabkan gangguan total pada layanan komunikasi dan internet di wilayah tersebut.
Tindakan ini semakin mempersulit upaya evakuasi dan penanganan korban.
Pada malam sebelumnya, rumah sakit Indonesia di Jalur Gaza utara juga menjadi target pemboman Israel, menewaskan lebih dari 15 orang.

Peringkat 12 Klub Terbesar yang Belum Pernah Memenangkan Liga Champions
Asisten YouTuber RA Diperiksa Kasus Whip Pink, Netizen Ramaikan Unggahan Reza Arap
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
6 Weton Bumi Kapetak Titisan Gatotkaca yang Ditakdirkan Kaya dan Sukses, Menurut Primbon Jawa
