
Ilustrasi: Petugas delivery restoran mengirimkan makanan ke masyarakat di Wuhan, Tiongkok yang tengah diisolasi karena virus korona. Pengiriman menggunakan metode Contact-Less. (RideApart).
JawaPos.com - Dengan adanya status lockdown di Wuhan, Tiongkok, masyarakat jadi kesulitan mendapat akses kebutuhan pangan. Agar dapat tetap bertahan hidup, masyarakat menggunakan berbagai cara seperti mengandalkan petugas pengiriman atau delivery untuk menyuplai makanan.
Sebagaimana dilansir JawaPos.com dari RideApart, Minggu (16/2), petugas delivery kini menjadi pahlawan tersendiri di wilayah tersebut. Selain itu, dengan kebutuhan masyarakat akan pangan yang juga tinggi, namun pergerakannya dibatasi demi alasan keamanan terhindar dari virus korona.
Petugas pengiriman menjadi sangat diminati di sana menurut South China Morning Post. Sebab, makan di luar jelas tak mungkin, sehingga beberapa pekerja restoran dialih-dayakan menjadi petugas delivery untuk mengirimkan makanan. Bahkan, perusahaan pengiriman seperti kebutuhan pangan dan restoran menawarkan bonus kepada pengendara yang bekerja lembur.
Tidak jelas bagaimana persediaan masuk ke Wuhan, tetapi di tempat-tempat seperti Shanghai, yang berjarak 500 mil atau sekitar 804 Km, toko-toko kelontong masih penuh dengan persediaan berlimpah, tulis Frankie Huang di New York Times.
Huang adalah warga negara Amerika yang saat ini hidup di Tiongkok dengan suaminya. Mereka bisa pergi, namun demi alasan keamanan, mereka tetap memilih kebutuhan pangan dikirimkan saja.
Namun, untuk meminimalisasi penyebaran virus, ada aturan khusus dalam pengantaran makanan. Mislanya KFC yang juga menyediakan layanan kiriman atau delivery. Mereka menggunakan metode contacts less untuk setiap makanan yang dikirimkan.
Caranya, suhu petugas delivery ditentukan untuk memastikan mereka tidak demam, mencuci tangan sampai bersih, dan memakai masker pelindung. Kemudian, mereka mengantarkan makanan pada titik yang disepakati yang berjarak setidaknya dua meter (atau 6,5 kaki) dari pengirim dan penerima.
Dengan kata lain, keduanya akan sama-sama menunggu di jarak yang sudah ditentukan. Makanan yang dikirimkan petugas dan akan diambil penerima berada di antara mereka.
Kemudian, si penerima mengambil makanan, memeriksa apakah semuanya baik-baik saja, dan melanjutkan perjalanan dengan makanan lezat mereka. Pun demikian dengan petugas delivery, mereka kemudian mengambil kotak makanan yang sudah kosong dan bergegas kembali ke restoran.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022