
Sebuah tangkapan layar dari video siaran langsung menunjukkan awak kapal yang menuju Gaza, dikelilingi oleh Pasukan Pertahanan Israel (2/10). (Global Sumud Flotilla via Reuters)
JawaPos.com - Upaya penghadangan pihak Israel terhadap sejumlah armada kapal Global Sumud terus berjalan. Perkembangan terkini pada Jumat (3/10), ada satu kapal Global Sumud yang masih terus berlayar menuju Gaza.
Pihak Global Sumud Flotilla (GSF) kepada Aljazeera mengatakan kapal Marinette itu terus berlayar di tengah penghadangan Israel. "Dia menolak untuk kembali," kata perwakilan dari GSF.
Orang-orang yang berada di kapal tersebut memiliki tekad kuat untuk membantu penduduk Gaza. Mereka menegaskan misi Global Sumud bukan sekadar memberangkatkan kapal ke Gaza.
"Marinette adalah keteguhan dalam menghadapi ketakutan, blokade, dan kebrutalan. Palestina tidak dilupakan. Kami tidak akan ke mana-mana," kata mereka.
Berdasarkan data pelacak kapal GSF, kapal Marinette jadi satu-satunya kapal GSF yang masih mengarungi lautan untuk menembus blokade Israel.
Kapal ini terakhir berada di perairan internasional, sekitar 100 kilometer dari perairan teritorial Gaza. Kapal Marinette tercatat melaju dengan kecepatan 2,16 knot (sekitar 4 km/jam).
Dilansir dari Aljazeera, kapten kapal Marinette sebelumnya mengabarkan bahwa kapalnya mengalami masalah mesin. Namun, masalah itu kini telah teratasi.
Seperti diketahui, total kapal yang berangkat dalam misi Global Sumud itu mencapai 45 unit. Di antara armada kapal, ada yang berangkat dari Spanyol.
Namun dalam perkembangannya, militer angkatan laut Israel mencegat kapal Global Sumud yang membawa bantuan untuk Gaza.
Keterangan tertulis dari pemerintah Israel kepada AFP menyebutkan, mereka terus memonitor kapal-kapal Global Sumud. Mereka memastikan tidak ada kapal Global Sumud yang bisa menembus blokade untuk menuju ke Gaza.
"Tak satu pun kapal pesiar provokasi Hamas-Sumud berhasil memasuki zona pertempuran aktif atau melanggar blokade laut yang sah," kata Kementerian Luar Negeri Israel kepada AFP.
Dari tanah air, Kemenlu menyampaikan mereka terus memonitor dan menjalin komunikasi dengan WNI yang bergabung dalam pelayaran Global Sumud Flotilla.
Direktur Perlindungan WNI Kemenlu Judha Nugraha mengatakan mereka berkomunikasi dengan Husein, WNI yang ikut di dalam kapal Global Sumud.
Kapal yang ditumpangi Husein saat ini sedang berlayar menuju Cyprus. "Berdasarkan komunikasi per tanggal 2 Oktober 2025, kondisi yang bersangkutan dalam keadaan baik," kata Judha (3/10).
Dia mengatakan, KBRI Roma yang memiliki wilayah kerja di Cyprus telah menerjunkan petugas di Cyprus untuk memberikan bantuan yang diperlukan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
