
LANCAR MASUK ORBIT: Foto yang merupakan screenshot dari video SpaceX menunjukkan roket SpaceX Falon 9 yang membawa satelit mata-mata Korea di Vandenberg Air Force Base di California, AS.
JawaPos.com – Ruang angkasa resmi menjadi medan ”perang” tambahan bagi dua negara di Semenanjung Korea, yakni Korea Selatan dan Korea Utara. Hal itu menyusul kesuksesan Korea Selatan meluncurkan satelit mata-mata militer pertamanya pada Jumat (1/12), sepuluh hari pasca peluncuran satelit mata-mata Korea Utara.
Melansir kantor berita NHK, pada Sabtu (2/12), satelit tersebut diluncurkan dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California, Amerika Serikat (AS). Satelit mata-mata tersebut dibawa salah satu roket SpaceX Falcon 9 yang bertulisan Korea menuju orbit sekitar pukul 10.19 waktu setempat. Satelit akan mengorbit bumi pada ketinggian 400–600 kilometer.
Sementara itu, Yonhap melaporkan, satelit telah mencapai orbit setelah empat menit lepas landas. Komunikasi pun berhasil terjalin setelahnya. ”Pesawat tersebut berhasil memasuki orbit dan berkomunikasi dengan stasiun bumi sekitar satu jam setelah peluncuran,” ujar pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan.
Dengan kesuksesan itu, berarti Korea Selatan kini resmi memiliki satelit pengintai yang bisa memantau Korea Utara. Apalagi, satelit ini diklaim mampu mendeteksi objek sekecil 30 sentimeter. ”Mempertimbangkan resolusi dan kapasitasnya untuk observasi, teknologi satelit kami berada di peringkat lima besar secara global,” tambah pejabat yang tidak disebutkan namanya itu.
Peluncuran ini awalnya direncanakan pada 30 November 2023. Namun, karena cuaca buruk, peluncuran akhirnya ditunda.
Kesuksesan ini tak membuat Korea Selatan merasa cukup diri. Rencananya, ada empat satelit pengintai tambahan yang diluncurkan pada akhir 2025. Diharapkan, satelit-satelit pengintai itu bisa menjadi ”mata” bagi sistem serangan preemptive Kill Chain Korea Selatan. Sebab, satelit-satelit tersebut akan memungkinkan pendeteksian secara cepat tanda-tanda potensi serangan nuklir dan rudal Korea Utara.
Sebelumnya, Korea Utara juga berhasil meluncurkan satelit mata-mata yang diberi nama Malligyong-1 pada Selasa (21/11) lalu. Roket yang membawa satelit tersebut diluncurkan ke arah selatan dan diyakini telah melewati Prefektur Okinawa, Jepang. Satelit itu diklaim menampilkan citra Kota Seoul hingga wilayah yang menjadi pangkalan militer Amerika Serikat. (mia/c19/tia)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
