Tambahan Pengadaan Tanah Tol Kediri – Tulungagung Seluas 18,5 Hektare./Radar Kediri
JawaPos.com – Pengadaan tanah untuk Tol Kediri-Tulungagung ditambah seluas 18,5 hektare, hal itu membuat Tim Pengadaan Tanah (TPT) harus membuka kembali proses pembebasan tanah terdampak tol pada tahap II.
Dilansir Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Rabu (24/1), pengadaan tanah tahap II ini telah dimulai sejak pekan ini, diawali dengan melakukan pemasangan patok right of way (RoW) di empat kelurahan terdampak yang merupakan akses utama ke bandara, diantaranya Kelurahan Semampir, Kelurahan Mojoroto, Gayam, dan Bujel.
Diberitakan sebelumnya, Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung Linanda Krisni Susanti mengatakan, dirinya optimistis bahwa pemasangan patok RoW khusus untuk akses ke Bandara Internasional Dhoho Kediri tersebut dapat selesai pada hari Rabu (24/1).
Perempuan yang akrab disapa Nanda ini juga menjelaskan, alasan proyek Tol Kediri-Tulungagung ini membutuhkan tambahan tanah seluas belasan hektare tersebut adalah untuk pembuatan zona bebas atau clear zone tol.
Keberadaan zona bebas ini, menurut Nanda, berfungsi untuk menambah safety di area tol.
“Jika terjadi kecelakaan, mobil yang terpental masih tetap berada di area tol (clear zone, Red),” kata Nanda itu sembari menyebut antisipasi agar kendaraan tidak sampai terlempar ke luar area tol.
Selain itu, penambahan tanah seluas 18,5 hektare di tahap II juga dilakukan karena beberapa alasan lainnya.
Baca Juga: Ada Tambahan Pengadaan Tanah Tol Kediri-Tulungagung Seluas 18,5 Hektare, Simak Penjelasannya
Diantaranya, ada sejumlah underpass yang direncanakan bakal berubah menjadi overpass.
“Ada juga penambahan beberapa titik kaki-kaki jembatan,” terangnya.
Menurutnya, pemindahan exit tol dari Jalan Jaksa Agung Suprapto ke Jalan Suparjan Mangun Wijaya juga membuat kebutuhan tanah untuk Tol Kediri-Tulungagung bertambah. Khususnya, pada taper jalan di sana. Menurutnya setelah dihitung kebutuhan lahan di tahap II mencapai 18,5 hektare.
Berdasarkan pantauan Koran Radar Kediri (JawaPos Grup) ini, pemasangan patok tol mulai dilakukan di beberapa area yang akan menjadi akses ke bandara, yakni Kelurahan Gayam dan Mojoroto.
Hingga kemarin (23/1) siang, telah ada sekitar 50 patok berwarna kuning-merah yang dipasang di sekitar area tersebut.
Disisi lain, Achmad Ardhansyah Pramana, petugas lapangan Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Ki Agung mengatakan, pengadaan tanah tahap II di area yang jadi akses ke bandara akan dipercepat.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
