Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 26 Juni 2025 | 17.41 WIB

Kontribusi Suga BTS Terhadap Pusat Perawatan Autisme yang Minim Mendapat Sorotan

Suga BTS turun langsung di pusat perawatan autisme. (YouTube @SeveranceHospital) - Image

Suga BTS turun langsung di pusat perawatan autisme. (YouTube @SeveranceHospital)

JawaPos.com - Min Yoongi atau yang lebih dikenal dengan nama Suga BTS, menerima perhatian luas atas usahanya yang tulus dan berdampak.

Profesor Chun Geun Ah, seorang psikiater anak di Rumah Sakit Severance, memuji Suga BTS yang menyumbangkan 5 miliar KRW atau sekitar Rp59 miliar, untuk membantu membangun pusat perawatan bagi anak-anak dengan gangguan spektrum autisme.

"Dia (Suga BTS) adalah seseorang yang benar-benar terhubung dengan anak-anak di level mereka," ungkap Profesor Chun Geun Ah.

“Pusat ini adalah mimpi yang telah lama disimpan di hati saya, dan menjadi kenyataan berkat Suga,” ungkap Profesor Chun, di video yang ada di saluran YouTube Severance Hospital pada Rabu (25/6).

Dikutip dari Allkpop, Suga pertama kali menghubungi Profesor Chun pada bulan November tahun lalu, menyampaikan keinginannya untuk menyumbangkan bakat musiknya.

Ia secara aktif berkontribusi pada pengembangan program terapi, yang bertujuan membantu anak-anak dan remaja dengan autisme, meningkatkan regulasi emosi serta keterampilan sosial.

Bahkan saat bertugas sebagai pekerja layanan sosial (dinas militer alternatif), Suga menggunakan akhir pekannya untuk membuka kelas musik sendiri.

Anak-anak tidak tahu bahwa ia adalah Suga BTS, mereka hanya menganggapnya sebagai guru musik, dan kelas-kelas pun berjalan dengan sebagaimana mestinya.

“Dia tidak pernah datang terlambat. Dia datang lebih awal untuk berlatih gitar dan bertemu dengan para terapis sebelumnya.”

“Menyaksikan dia dengan tulus mencoba terhubung dengan anak-anak sesuai level mereka, membuat saya merasa rendah hati. Dia tampak sangat bahagia, dan setiap terapis sangat tersentuh.”

'Pusat Perawatan Min Yoon Gi' adalah tempat yang dibangun melalui keterlibatan pribadi Suga.

Salah satu fitur utamanya adalah program "MIND" (Music, Interaction, Network, Diversity), sebuah program pelatihan sosial menggunakan musik, yang lahir dari ide-ide Suga sendiri.

Program ini membantu anak-anak dengan spektrum autisme, untuk mengekspresikan emosi mereka dan berinteraksi dengan orang lain melalui musik.

Pusat ini diharapkan rampung pada bulan September, dan rencana masa depan mencakup penelitian klinis, publikasi akademis, dan perkemahan yang bertujuan untuk memperluas peluang karir di bidang seni.

“Suga tidak melihat ini sebagai tindakan amal satu kali. Ia telah menunjukkan komitmen yang kuat untuk melanjutkan dukungannya,” tekan Profesor Chun.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore