Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 10 September 2024 | 18.25 WIB

Presiden Jokowi akan Gelar Sidang Paripurna Kabinet Perdana di Istana Garuda IKN pada Jumat

Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma

 

 
 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada pekan ini. Adapun rencananya, Jokowi akan menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Garuda, IKN, pada Jumat (13/9).
 
 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mulai berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur pada pekan ini. Adapun rencananya, Jokowi akan menggelar sidang kabinet paripurna di Istana Garuda, IKN, pada Jumat (13/9).
 
Hal ini pun dibenarkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono.
 
"Kalau berita terakhir (Jokowi ke IKN) Kamis. Kalau undangannya untuk sidang kabinet hari Jumat. Saya baru terima (informasi) sidang kabinet paripurna hari Jumat besok," kata Basuki kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, ditulis Selasa (10/9).
 
Dia juga menjelaskan, pihaknya akan memastikan soal kesiapan runway atau landasan pacu Bandara IKN jelang kedatangan Presiden Jokowi. Targetnya, pada saat Jokowi tiba, runway di IKN telah mencapai 2.200 meter.
 
Meski begitu, Basuki menyebut bahwa saat ini marka, taxiway, dan apron bandara sudah selesai dikerjakan. Ia pun berharap, Bandara IKN sudah bisa didarati oleh Pesawat Kepresidenan pada kunjungan Jokowi bulan ini.
 
"Mudah-mudahan sudah bisa didarati. Sekarang sudah 2.100 meter panjang landasan, yang dibutuhkan 2.200 (meter). Mudah-mudahan malam ini sudah 2.200 (meter)," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo akan menghabiskan sisa masa jabatannya dengan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office) Hasan Nasbi menjelaskan alasan presiden memilih ngantor di IKN.
 
"Istana Garuda tempat presiden bekerja sebagai kepala pemerintahan sudah bisa digunakan. Jadi, wajar jika Presiden Jokowi ingin merasakan bekerja di Istana Garuda sebelum estafet pemerintahan diserahkan kepada presiden berikutnya. Bagaimanapun ini legacy-nya beliau," kata Hasan dalam pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Senin, sebagaimana dilansir dari Antara.
 
Presiden Jokowi disebut akan berkantor di IKN mulai tanggal 11 September hingga 19 Oktober. Atau hingga sehari menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
 

Menurut Hasan, meski bekerja di IKN, Presiden Jokowi tetap bisa melakukan kunjungan kerja ke daerah lain dengan berangkat dari IKN. Selain itu, Jokowi juga bisa saja mendelegasikan beberapa agenda kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

 
Hal ini pun dibenarkan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sekaligus Plt Kepala Otorita IKN (OIKN) Basuki Hadimuljono.
 
"Kalau berita terakhir (Jokowi ke IKN) Kamis. Kalau undangannya untuk sidang kabinet hari Jumat. Saya baru terima (informasi) sidang kabinet paripurna hari Jumat besok," kata Basuki kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, ditulis Selasa (10/9).
 
Dia juga menjelaskan, pihaknya akan memastikan soal kesiapan runway atau landasan pacu Bandara IKN jelang kedatangan Presiden Jokowi. Targetnya, pada saat Jokowi tiba, runway di IKN telah mencapai 2.200 meter.
 
Meski begitu, Basuki menyebut bahwa saat ini marka, taxiway, dan apron bandara sudah selesai dikerjakan. Ia pun berharap, Bandara IKN sudah bisa didarati oleh Pesawat Kepresidenan pada kunjungan Jokowi bulan ini.
 
"Mudah-mudahan sudah bisa didarati. Sekarang sudah 2.100 meter panjang landasan, yang dibutuhkan 2.200 (meter). Mudah-mudahan malam ini sudah 2.200 (meter)," pungkasnya.
 
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo akan menghabiskan sisa masa jabatannya dengan berkantor di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office) Hasan Nasbi menjelaskan alasan presiden memilih ngantor di IKN.
 
"Istana Garuda tempat presiden bekerja sebagai kepala pemerintahan sudah bisa digunakan. Jadi, wajar jika Presiden Jokowi ingin merasakan bekerja di Istana Garuda sebelum estafet pemerintahan diserahkan kepada presiden berikutnya. Bagaimanapun ini legacy-nya beliau," kata Hasan dalam pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Senin, sebagaimana dilansir dari Antara.
 
Presiden Jokowi disebut akan berkantor di IKN mulai tanggal 11 September hingga 19 Oktober. Atau hingga sehari menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
 
Menurut Hasan, meski bekerja di IKN, Presiden Jokowi tetap bisa melakukan kunjungan kerja ke daerah lain dengan berangkat dari IKN. Selain itu, Jokowi juga bisa saja mendelegasikan beberapa agenda kepada Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (*)
 
 
 

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore