
Sastrawan Andy SW (kanan) membacakan Surabaya karya Idrus di JBS. (Diar Candra/JawaPos.com)
JawaPos.com - Momen Agustusan, toko buku alternatif di Jogja, Jual Buku Sastra (JBS), menggelar acara khusus pada Sabtu (29/8), bertajuk Parade Sastra JBS 2026: Merekam Sastra Era 1945-1950.
Toko buku yang terletak di kawasan Jogja selatan itu menggelar pembacaan atas delapan karya sastra yang tercipta atau punya zeitgeist (jiwa zaman) periode revolusi.
Karya sastra dari era 1945-1950 yang dipentaskan itu bisa berupa puisi, naskah drama, ataupun prosa. Parade Sastra JBS 2026: Merekam Sastra Era 1945-1950 merupakan bagian dari program Penguatan Komunitas Sastra 2026 oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Nah, delapan karya sastrawan yang dibaca atau diinteprestasikan adalah Dari Dua Dunia Belum Sudah karya Rivai Apin yang dibacakan ulang Kedung Darma Romansha. Lalu Persetujuan dengan Bung Karno karya Chairil Anwar dibaca Bayu Aji Setiawan.
Ada Surabaya karya Idrus yang dibacakan Andy SW. Lantas Bunga Rumah Makan karya Utuy Tatang Sontani yang dipentas monologkkan oleh Ficky Tris Sanjaya. Ada Kejatuhan dan Hati karya S. Rukiah yang dibacakan Tiaswening Maharsi.
Juga ada Larasati karya Pramoedya Ananta Toer yang dibawakan Eka Nusa Pertiwi. Kemudian Jangan karya Sabarjati dibawakan Jessica Ayudya Lesmana. Lalu Manusia Bebas karya Suwarsih yang dipentaskan Aik Vela.
Baca Juga:Mengenal Santa Agatha, Martir Perawan yang Mengalami Penyiksaan Berat Akibat Menolak Lamaran
Ketua penyelenggara Parade Sastra JBS 2026: Merekam Sastra Era 1945-1950 Mutia Sukma mengatakan, delapan karya terpilih buat dibacakan adalah hasil kurasi ketat.
Delapan karya yang dubacakan ini lahir sebagai ikhtiar meluaskan cakrawala pembacaan pada sastra Indonesia era revolusi.
“Harapannya, pengetahuan masyarakat soal sastra angkatan 1945 itu tidak hanya berkutat di Chairil Anwar atau Asrul Sani. Ada banyak nama lain yang karya-karyanya terlupakan atau terpinggirkan,” kata Sukma.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022