
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj (tengah).
JawaPos.com - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menyebutkan, selama ini PBNU menganut paham Islam Nusantara. Paham ini untuk menjamin keutuhan bangsa Indonesia.
"Karena pada prinsipnya Islam Nusantara adalah menyatukan antar agama dan budaya," ujar Said di sela-sela diskusi bersama pasangan calon gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat di kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/4) malam.
Oleh karena itu, katanya, PBNU siap menjaga Indonesia sebagai negara yang terkenal dengan keberagamannya. "Yang menjaga kebangsaan adalah Islam Nusantara bukan Islam radikal bukan Islam arabisasi walaupun tadi makannya makanan arab," tegasnya.
Seperti diketahui, Senin malam Ahok-Djarot bertandang ke kantor PBNU. Setelah sampai, mereka langsung disambut Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siradj dan menggelar pertemuan terbatas.
Dalam pertemuan sekira satu jam, Ahok-Djarot dan para petinggi NU banyak membahas soal pembangunan masjid. "Banyak diskusi tentang masalah masjid Kiai Haji Hasyim. Rencana untuk groundbreaking Mbah Priuk," kata Djarot.
Masjid Kiai Hasyim adalah masjid raya yang dibangun di Rusun Daan Mogot, Jakarta Barat. Masjid tersebut akan menjadi masjid terbesar di Jakarta.
Rencananya, masjid itu akan diresmikan pada Minggu (16/4). Kemudian, masjid selanjutnya adalah pembangunan masjid di dekat makam Mbah Priuk, Jakarta Utara.
Selain berbicara masjid, Djarot juga mengaku banyak berdiskusi terkait kebijakan. Djarot berujar bahwa Ketua Umum PBNU, Sa'id Aqil Siraj berpesan agar kebijakannya dengan Ahok tak berpihak hanya kepada satu kelompok saja. "Beliau bilang ketika buat kebijakan jangan hanya kepentingan sekelompok tapi semua kelompok. Karena tugas dan amanah kami untuk mewujudkan keadilan sosial," tuturnya. (uya/JPG)

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
