
Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah.
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur. Kali ini, proyek infrastruktur yang diduga dikorupsi berada di daerah.
"Penyidikan baru, korupsi infrastruktur di daerah," ucap Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (13/3).
Kendati demikian, Febri belum menjelaskan proyek infrastruktur daerah mana yang diduga dikorupsi. Dia hanya menyebut, proyek infrastruktur yang dimaksud yaitu jembatan.
Akibat korupsi ini, negara diduga mengalami kerugian puluhan miliar rupiah. "Diduga kerugian negara puluhan miliar," tegas Febri.
Rencananya, terkait perkembangan atau informasi lebih jauh akan disampaikan dalam konferensi pers bersama pimpinan KPK. "Sore atau malam ini jika tidak ada kendala akan kami sampaikan perkembangan hasil penyelidikan melalui konferensi pers," tuturnya.
Sebelumnya, KPK saat ini juga tengah menangani beberapa kasus dugaan korupsi terkait proyek infrastruktur. Beberapa di antaranya yaitu kasus dugaan korupsi 14 proyek fiktif infrastruktur yang melibatkan korporasi, dugaan korupsi dermaga Sabang Aceh, hingga kasus korupsi pembangunan kampus IPDN.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
