
Ubisoft mengumumkan bahwa perusahaannya telah memangkas 124 pekerja dari divisi IT dan efek visual khusus. (Sumber: Ubisoft)
JawaPos.com - Pengembang game Assassin's Creed, Ubisoft yang bermarkas di Prancis, telah mengumumkan bahwa pihak perusahaan telah memangkas 124 pekerja di tim IT dan efek visual khusus.
Ubisoft, pengembang game yang terkenal lewat seri Assassin's Creed dan Far Cry yang mendunia, menyampaikan berita ini lewat juru bicaranya pada Rabu (8/11) dilansir dari The Verge.
Hybride, nama studio efek visual Ubisoft yang terdampak pemecatan karyawannya yang berbasis di Montreal, telah mengerjakan beberapa proyek ternama, termasuk Ahsoka, The Mandalorian, Jack Ryan dari Tom Clancy, Beau Is Afraid, dan masih banyak lagi.
Dari 124 pekerja yang terkena dampak, juru bicara Ubisoft, Antoine Leduc-Labelle mengatakan 98 orang tinggal di Kanada, yang merupakan kurang dari 2 persen tenaga kerja perusahaan di negara tersebut.
Pengembang game ini sendiri memiliki studio di beberapa daerah, seperti Montreal, Quebec, Chicoutimi, Toronto, Winnipeg, Halifax, dan Sherbrooke. Leduc-Labelle menambahkan bahwa hal ini tidak memengaruhi tim produksi Ubisoft.
"Selama beberapa bulan terakhir, setiap tim di Ubisoft telah mencari cara untuk menyederhanakan operasi kami dan meningkatkan efisiensi kerja agar kami dapat lebih baik dan sukses dalam jangka panjang,” kata Leduc-Labelle dalam pernyataan dikutip dari The Verge .
"Ini bukanlah keputusan yang diambil dengan mudah," imbuhnya.
Pihak pengembang game menyampaikan anggota staf yang terkena dampak di Kanada akan mendapatkan paket pesangon, perpanjangan tunjangan, dan bantuan karir.
Pada bulan September, dikutip dari laporan IGN, bahwa lebih dari 4.000 karyawan Ubisoft terpaksa kembali ke kantor perusahaan di Montreal.
Namun, banyak pekerja yang frustrasi dengan perubahan tersebut, karena Ubisoft dilaporkan berjanji kepada anggota staf bahwa mereka dapat bekerja dari rumah.
Tahun ini merupakan tahun yang sangat sulit bagi industri game. Ubisoft memberhentikan lusinan karyawan di kantornya yang berbasis di Carolina Utara dan Inggris pada Mei, sementara perusahaan lain, seperti Epic Games, Bungie, Naughty Dog, BioWare, dan CD Projekt Red, juga melakukan PHK kepada karyawannya.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
