
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam peninjauan arus mudik pada Rabu (26/3). (Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meinjau arus mudik di Rest Area Kilometer 57 pada Rabu (26/3). Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Korps Bhayangkara itu memeriksa sejumlah fasilitas yang disiapkan untuk menunjang aktivitas pemudik.
Mulai tempat ibadah, tempat istirahat, area makan, sampai toilet. Tidak sendirian, Jenderal Sigit didampingi oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Kapolri mengapresiasi kesiapan sarana dan prasarana di rest area tersebut.
”Ini tentunya perlu kita apresiasi karena lengkap. Mulai dari tempat untuk berbuka puasa, kemudian tempat istirahat, kemudian juga ada berbagai macam fasilitas lain,” terang Jenderal Sigit.
Berdasar data dari Jasa Marga, Sigit menyampaikan bahwa sejak H-10 sampai H-6 lebaran, sudah tampak peningkatan jumlah kendaraan pemudik. Angka peningkatannya mencapai tujuh persen bila dibandingkan dengan hari-hari biasa. Menurut dia, hal itu terjadi karena kebijakan yang dilakukan bersama-sama.
Yakni kebijakan Work From Anywhere (WFA), kemudian kebijakan libur anak sekolah, dan kebijakan lainnya. Untuk itu, Sigit mendorong masyarakat yang mudik untuk memanfaatkan kebijakan tersebut. Sehingga diharapkan dapat mengurangi puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 lebaran atau pada 28 Maret.
”Saran kami, manfaatkan insentif dari pemerintah ini dengan sebaik-baiknya, khususnya bagi yang punya rencana untuk melaksanakan mudik karena bisa dilaksanakan WFA,” terang dia.
Sigit menambahkan, pihaknya juga sudah memiliki sejumlah skenario dan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan apabila terdapat lonjakan jumlah kendaraan. Rekayasa tersebut diantaranya adalah penerapan ganjil-genap, contraflow hingga one way.
”Hari ini kami mulai akan memperlakukan rekayasa apakah itu contraflow yang dilaksanakan di kilometer 47 sampai dengan kilometer 70. Kemudian selanjutnya apabila memang dibutuhkan kita juga persiapkan one way,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan dan mengerahkan total 66.714 personel untuk membantu pengamanan mudik yang dilakukan oleh Korps Bhayangkara.
”TNI menyiapkan personil sebanyak 66.714 personil yang akan diperbantukan kepada Polri dan sebagian akan stand by di satuannya untuk menghadapi apabila terjadi bencana alam untuk perbantuan kepada masyarakat,” terang dia.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
