
Jamaah Mahfilud Dluror menjalankan ibadah shalat tarawih pada Senin (16/2) malam dan mulai menjalankan ibadah puasa pada Selasa (17/2). (Ponpes Mahfilud Dluror/Antara)
JawaPos.com - Shalat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang sangat identik dengan bulan suci Ramadhan.
Setiap tahun di bulan penuh berkah dan ampunan ini, umat Islam di seluruh dunia berbondong-bondong memakmurkan masjid untuk melaksanakan shalat Tarawih secara berjamaah.
Keistimewaan shalat Tarawih terletak pada waktu pelaksanaannya yang khusus dilakukan pada bulan Ramadhan dan tidak ada pada bulan-bulan lainnya.
Tapi, sebenarnya apa itu shalat Tarawih? Dan kenapa shalat Tarawih hanya dilakukan di bulan Ramadhan? Simak penjelasan berikut ini.
Shalat Tarawih adalah shalat sunnah yang dikerjakan pada malam hari setelah shalat Isya selama bulan suci Ramadhan.
Kata “tarawih” berasal dari bahasa Arab tarwihah yang berarti “istirahat”. Dinamakan tarawih atau istirahat karena pada praktiknya shalat ini dilakukan dengan jeda istirahat pada setiap beberapa rakaat.
Ibadah ini dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad, yang melaksanakan shalat malam di bulan Ramadhan bersama para sahabat.
Shalat Tarawih memiliki keutamaan besar, sehingga kemudian menjadi tradisi ibadah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam selama bulan Ramadhan.
Karena bukan termasuk shalat wajib, Rasullullah tidak membuat formula paten sebagaimana shalat 5 waktu. Praktiknya, shalat Tawarih ada yang mengerjakannya 8 rakaat, 20 rakaat, 36 rakaat, bahkan ada yang mengerjakannya hingga 40 rakaat.
Shalat Tarawih hukumnya sunnah muakkad atau sangat dianjurkan untuk dikerjakan. Meski tidak wajib, pahala yang dijanjikan Allah sangat besar bagi siapa saja yang melaksanakannya dengan penuh keimanan dan keikhlasan.
Diantara keutamaan shalat Tarawih antara lain; menghapus dosa-dosa kecil yang telah lalu, menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan ibadah, mempererat ukhuwah karena dilakukan secara berjamaah di masjid, dan lain-lain.
Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi mereka yang baru belajar tentang ibadah Ramadhan. Jawabannya karena shalat Tarawih adalah bagian dari qiyamul lail (shalat malam) yang secara khusus dianjurkan pada malam-malam Ramadhan.
Secara praktik berjamaah, shalat Tarawih mulai dibiasakan pada masa kepemimpinan Umar bin Khattab. Beliau mengumpulkan umat Islam untuk shalat malam berjamaah di masjid agar ibadah ini lebih tertib dan semangat kebersamaan semakin terasa.
Di luar bulan Ramadhan, umat Islam tetap dianjurkan melaksanakan shalat malam seperti shalat Tahajud. Kendati demikian, shalat malam di luar bulan Ramadhan tidak disebut sebagai shalat Tarawih dan tidak dilakukan secara rutin berjamaah di masjid.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
