
Tak hanya di Indonesia, jahe sebagai obat juga digunakan di negara Asia lainnya bahkan di sejumlah belahan dunia. (Mom Junction)
JawaPos.com - Jahe merupakan akar tumbuhan yang memiliki manfaat bagi tubuh. Tumbuhan tropis, yang memiliki nama Zingiber officinale adalah bagian dari keluarga rimpang.
Jahe memiliki manfaat anti-radang dan anti-inflamasi sehingga sudah lama dipercaya sebagai pengobatan. Tak hanya di Indonesia, jahe sebagai obat juga digunakan di negara Asia lainnya bahkan di sejumlah belahan dunia.
"Anti-inflamasi yang menenangkan perut dari jahe telah membuatnya menjadi pengobatan tradisional selama ribuan tahun," kata Ahli Diet Jessica Cording, M.S., R.D., CDN, dilansir dari Mind Body Green, Minggu (31/3).
Budaya Asia telah lama mengandalkan jahe kering untuk menenangkan sakit perut, diare, dan mual. Catatan Romawi, Yunani, Sanskerta, dan Arab kuno semuanya menyebut jahe sebagai obat kesehatan mulai dari pilek, radang sendi, migrain, hingga tekanan darah tinggi.
Lalu bagaimana cara terbaik untuk mengonsumsi jahe dan berapa banyak yang harus dikonsumsi?
Ahli Diet Ali Miller, R.D., CDE menyarankan agar mencoba jahe sebagai bagian rutin dari diet sehari-hari. Coba didihkan 1 sendok makan jahe yang sudah dikupas, dicincang halus atau diparut dalam 1½ gelas air panas selama 15 menit, lalu tambahkan perasan jus lemon segar dan minum.
Maka raih tujuh manfaat air seduhan jahe yang terbukti ampuh. Jahe telah terbukti khasiatnya karena kandungan gingerol, senyawa bioaktif dengan sifat anti-inflamasi dan antioksidan di dalamnya.
1. Tingkatkan Pencernaan
Jahe sudah lama digunakan sebagai bantuan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan. Jahe memiliki fungsi antiemetik dan karminatif, yang membantu pemecahan gas dan mendukung pergerakan usus. "Untuk meningkatkan pencernaan, minum teh jahe sebelum makan," ujar Miller.
2. Ringankan Mual
Khasiat yang sama, jahe dapat menenangkan perut yang asam. Penelitian juga menunjukkan bahwa jahe dapat meringankan mabuk perjalanan, serta meringankan mual bagi pasien setelah operasi dan untuk pasien kanker yang sedang menjalani kemoterapi.
3. Lawan Infeksi
Penelitian laboratorium menunjukkan bahwa ekstrak jahe dan minyak atsiri jahe memiliki efek antimikroba terhadap organisme. Kemampuan jahe melawan virus dan bakteri dapat memperkuat sistem kekebalan. Lalu juga bisa melawan dampak gigitan serangga.
4. Ringankan Nyeri Sendi dan Otot
Usai olahraga atau mengalami cedera otot bisa mengonsumsi 2 gram jahe setiap hari selama 11 hari. Ini juga terbukti membantu meringankan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh osteoarthritis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
